
Sign up to save your podcasts
Or


Assalamualaikum Wr. Wb.
Pro dan kontra pemerintah melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai mereda. Dalam setiap proses kebijakan publik tentunya akan terbuka kemungkinan terjadinya pro dan kontra (gap) antara apa yang diharapkan oleh si pembuat kebijakan dengan apa yang hendak dicapai sebagai hasil atau kinerja dari pelaksanaan kebijakan. Namun tidak dapat di pungkiri setiap kebijakan publik pastinya mengandung resiko untuk gagal. Untuk meminimalis kegagalan tentunya pemerintah harus mau mendengar masukan. Mengapa? Melihat fungsi dari filsafat kebijakan, tentunya partisipasi masyarakat wajib dilibatkan dalam Menyusun sebuah kebijakan. Jadi harus kita sepakati bahwa perumusan kebijakan publik dimulai dari dan oleh rakyat, serta untuk rakyat, terutama di sebuah negara demokrasi. Demikian, selamat mendengarkan.
By yettiAssalamualaikum Wr. Wb.
Pro dan kontra pemerintah melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mulai mereda. Dalam setiap proses kebijakan publik tentunya akan terbuka kemungkinan terjadinya pro dan kontra (gap) antara apa yang diharapkan oleh si pembuat kebijakan dengan apa yang hendak dicapai sebagai hasil atau kinerja dari pelaksanaan kebijakan. Namun tidak dapat di pungkiri setiap kebijakan publik pastinya mengandung resiko untuk gagal. Untuk meminimalis kegagalan tentunya pemerintah harus mau mendengar masukan. Mengapa? Melihat fungsi dari filsafat kebijakan, tentunya partisipasi masyarakat wajib dilibatkan dalam Menyusun sebuah kebijakan. Jadi harus kita sepakati bahwa perumusan kebijakan publik dimulai dari dan oleh rakyat, serta untuk rakyat, terutama di sebuah negara demokrasi. Demikian, selamat mendengarkan.