
Sign up to save your podcasts
Or


Oleh Alim Mahdi | Warna Suara Podcast
Jika IKHLAS itu tanpa pamrih. Maka UKHUWAH membutuhkan kata "saling" (each other).
Arti kata Saling dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah untuk menerangkan perbuatan yang berbalas-balasan yang menunjukkan makna timbal balik. Misal: dalam hidup ini hendaknya kita dapat saling menghargai.
Maka ukhuwah itu saling mengunjungi, saling mendoakan, saling memotivasi, saling menguatkan, saling mengerti, saling memahami, saling menghargai, saling bersabar, saling menolong, saling memberi dan saling memaafkan, dan kata-kata 'saling' lainnya.
Jika Ikhlas itu amal tanpa pamrih kecuali hanya mengharap ridho Alloh 'azza wajalla.
Sebaliknya Ukhuwah dan Persaudaraan membutuhkan jalinan dua arah bukan satu pihak, keterlibatan aktif semua komponen dan kebersamaan yang tulus dalam ikatan akidah, iman dan ketakwaan.
Karena ukhuwah bukanlah sekedar mengalah pada orang yang tidak mau mengalah, bukan memahami pada orang yang tidak mau paham, bukan mengerti pada orang yang tidak mau mengerti, bukan pula menolong pada orang yang tidak mau menolong.
Jika masih demikian maka ukhuwah belum menemukan kesejatiannya, jika para pelakunya belum pada "saling". Maka diperlukan sebuah proses, dan proses memerlukan ikhtiar dan waktu.
Wallahu'alam
*
“Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah laksana bangunan yang saling menguatkan bagian satu dengan bagian yang lainnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Denpasar, 21 Sya’ban 1442H
Akh Alim Mahdi
By Alim MahdiOleh Alim Mahdi | Warna Suara Podcast
Jika IKHLAS itu tanpa pamrih. Maka UKHUWAH membutuhkan kata "saling" (each other).
Arti kata Saling dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah untuk menerangkan perbuatan yang berbalas-balasan yang menunjukkan makna timbal balik. Misal: dalam hidup ini hendaknya kita dapat saling menghargai.
Maka ukhuwah itu saling mengunjungi, saling mendoakan, saling memotivasi, saling menguatkan, saling mengerti, saling memahami, saling menghargai, saling bersabar, saling menolong, saling memberi dan saling memaafkan, dan kata-kata 'saling' lainnya.
Jika Ikhlas itu amal tanpa pamrih kecuali hanya mengharap ridho Alloh 'azza wajalla.
Sebaliknya Ukhuwah dan Persaudaraan membutuhkan jalinan dua arah bukan satu pihak, keterlibatan aktif semua komponen dan kebersamaan yang tulus dalam ikatan akidah, iman dan ketakwaan.
Karena ukhuwah bukanlah sekedar mengalah pada orang yang tidak mau mengalah, bukan memahami pada orang yang tidak mau paham, bukan mengerti pada orang yang tidak mau mengerti, bukan pula menolong pada orang yang tidak mau menolong.
Jika masih demikian maka ukhuwah belum menemukan kesejatiannya, jika para pelakunya belum pada "saling". Maka diperlukan sebuah proses, dan proses memerlukan ikhtiar dan waktu.
Wallahu'alam
*
“Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya adalah laksana bangunan yang saling menguatkan bagian satu dengan bagian yang lainnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Denpasar, 21 Sya’ban 1442H
Akh Alim Mahdi