Penipuan terkait keuangan dan investasi marak terjadi. Kita sebut saja kasus investasi bodong berkedok kurban, finplanner bermasalah jouska, koperasi pandawa, arisan bodong bahkan penggandaan uang dimas kanjeng yang sebetulnya jika ditelisik dari awal pun sudah mencurigakan. Lalu, kenapa sih kita bisa sampai tertipu? Disini kita bahas semua itu dengan menggunakan pendekatan behavioural economics.