Two Days Before Her Birthday.
Rasa Gelisah juga Absurditas mengiringi proses pembuatan Episode kali ini. hehehehehehehe
[Dewi Dee Lestari - Selamat Ulang Tahun]
Aku sedang mencoba berfikir,
kira-kira prosesi apa yang tengah aku siapkan.
Aku selalu tergila-gila pada prosesi.
Segala sesuatu harus dihantarkan dengan sempurna dan terencana.
Perayaan dan peringatan menyesaki kalender kita sepanjang tahun, dan tidak pernah aku bosan, bahkan aku semakin ahli.
Malam ini aku menantang diriku sendiri untuk berhitung dengan stop-watch.
Dan mencoba untuk memberanikan diri meneleponmu tepat setengah jam lagi.
Sambil menunggu, izinkan aku berkelakar tentang aku dan sayap.
Sejak bertemu dengan seseorang yang terhalang akan jarak, aku selalu terobsesi dengan segala makhluk bersayap. Dan Aku ingin percaya.
~Singing~
Dengan cara banyak orang mengagungkan momentum, aku pun jadi ikut percaya.
Betapa sakralnya peluk cium 14 Februari atau tiupan tahun baru yang harus tepat pada pukul 00.00.
Namun imanku pada arena itu luruh dalam satu malam.
Lihat detik itu,lihat jarum jam itu, momentum yang tidak lagi berarti di detik pertama, ketika aku bingung untuk mengucapkan ulang tahun. Harusnya ini sudah terjadi lima menit yang lalu… lima menit yang lalu…
Aku tidak tahu kemalangan jenis apa yang menimpaku, hingga aku tidak bisa menghubungimu. Mungkin matahari lupa ingatan, lalu keasyikan terbenam hingga terlambat terbit.
Kiamat harus menyiapkan tanda-tanda baru bila masih ingin jadi hari yang paling diantisipasi, dengan misalnya, mengadopsi absurditas yang terjadi malam ini?
Satu waktu nanti, saat aku berhenti percaya bahwa manusia bisa punya sayap,
kemarin… besok… lusa… atau hari-hari sesudah itu… aku masih di sini, aku masih disini.
~Singing~
MJ.