Kekecewaan yang dirasakan seringkali dilampiaskan ke tempat yang tidak semestinya. Mencari pelarian akan sakit hati yang diderita kadang tertuju terhadap dia yang mungkin tidak mengerti apa yang terjadi. Disaat memendam dan menutup rasa tidak pernah berakhir baik untuk diri sendiri, apakah adil bila orang tak bersalah menjadi korban dari kekecewaanmu?