
Sign up to save your podcasts
Or


Episode ini ditayangkan bertepatan dengan hari kasih sayang, memang tidak seharusnya begitu. Puisi berbau patah hati ini saya tulis di awal Februari tapi saya sangat sulit untuk membacakannya. Sampai pada akhirnya saya meminta teman saya di kelompok literasi, yaitu Mbak Astrie untuk menarasikan puisi saya yang satu ini.
Mbak Astrie adalah seorang penulis yang sudah menelurkan beberapa buku salah satunya adalah Mungkin tidak ada lagi air mata setelahnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Mbak Astrie yang telah membacakan puisi ini dengan sepenuh hati.
Kamu bisa ikuti media sosial Mbak Astri di instagram @trisnadewiastri_
Silahkan kirim pendapat teman-teman melalui surel di [email protected] atau follow akun instagram saya @puisidanpodcast. Terima kasih bagi teman-teman yang telah meluangkan waktunya untuk mendengarkan channel Puisi & Podcast. Silahkan bagikan channel ini bila teman-teman menyukainya.
By Heru HerlambangEpisode ini ditayangkan bertepatan dengan hari kasih sayang, memang tidak seharusnya begitu. Puisi berbau patah hati ini saya tulis di awal Februari tapi saya sangat sulit untuk membacakannya. Sampai pada akhirnya saya meminta teman saya di kelompok literasi, yaitu Mbak Astrie untuk menarasikan puisi saya yang satu ini.
Mbak Astrie adalah seorang penulis yang sudah menelurkan beberapa buku salah satunya adalah Mungkin tidak ada lagi air mata setelahnya. Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Mbak Astrie yang telah membacakan puisi ini dengan sepenuh hati.
Kamu bisa ikuti media sosial Mbak Astri di instagram @trisnadewiastri_
Silahkan kirim pendapat teman-teman melalui surel di [email protected] atau follow akun instagram saya @puisidanpodcast. Terima kasih bagi teman-teman yang telah meluangkan waktunya untuk mendengarkan channel Puisi & Podcast. Silahkan bagikan channel ini bila teman-teman menyukainya.