Radio Rodja 756 AM

Adab-Adab Safar


Listen Later


Adab-Adab Safar adalah kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada Ahad, 23 Ramadhan 1445 H / 3 April 2024 M.



Kajian Tentang Adab-Adab Safar



Al-Imam An-Nawawi dalam kitab المجموع شرح المهذب pada jilid 4 menyebutkan ada sekitar 62 adab yang berhubungan dengan safar. Kita tentunya tidak akan membacakan semuanya karena itu sangat panjang sekali. Adapun adab-adab yang hendaknya diperhatikan saat kita safar adalah:



1. Mengikhlaskan niat karena Allah Subhanahu wa Ta’ala



Kita intropeksi apa tujuan daripada safar kita? Apakah dalam rangka ketaatan ataukah -na’uzubillah- safar dalam rangka maksiat? Jangan sampai seperti itu. Apa niat kita mudik? Kalau niatnya untuk bersilaturrahim dengan keluarga atau tentu yang lebih utama lagi dalam rangka untuk berbakti kepada orang tua, maka tentu itu sebuah safar yang mulia.



2. Bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala



Kita bertaubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kalau punya hutang segera kita bayar. Karena kita tidak tahu apakah akan selamat di perjalanan atau tidak? Yang namanya ajal hanya Allah yang Maha Tahu. Maka kita mohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kalau ada permusuhan dengan teman, maka segara minta maaf, kita perbaiki hubungan. Kita tidak tahu tentang ajal. Karena banyak kita lihat di perjalanan ada yang kecelakaan qadarullah meninggal dunia.



3. Istikharah



Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,



إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الفَرِيْضَةِ…



“Apabila salah seorang dari kalian sudah berkeinginan untuk melakukan suatu perkara (termasuk safar), hendaklah melaksanakan shalat dua rakaat selain fardhu, kemudian ucapkan doa, ‘Ya Allah, aku memohon pilihan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kepada Engkau kemampuan dengan kekuasaan-Mu. Dan aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu yang Agung. Sesungguhnya Engkau berkuasa dan aku tidak berkuasa. Engkau Maha Mengetahui dan aku tidak mengetahui. Dan Engkau Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib.'”



“Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebutkan perkara tersebut) adalah baik bagiku pada agamaku, kehidupanku, dan akibat perkaraku, maka takdirkanlah itu untukku, dan mudahkanlah jalannya untukku. Namun, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini buruk bagiku dalam agamaku, kehidupanku, dan akibat urusanku, maka palingkanlah aku daripadanya, dan palingkanlah ia dariku. Takdirkanlah bagiku kebaikan di mana saja, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya.”



Lihat: Shalat Istikharah



Subhanallah, ini adalah doa yang agung. Ketika kita memohon kepada Allah, jika perjalanan ini baik, Ya Allah, tolong takdirkan untukku dan permudahlah semuanya dalam perjalanan ini. Namun, jika perjalanan ini tidak baik, tolong palingkan aku darinya sehingga Allah menghalau kita dari berbagai keburukan.



4. Jangan menggunakan uang haram



Janganlah kita membeli tiket pesawat, bus, atau kapal dengan uang yang haram, karena perbuatan itu akan membuat kebaikan dalam perjalanan tetap tidak memiliki nilai di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.



5. Mempersiapkan perbekalan yang baik



Perbekalan yang baik adalah hal-hal yang bermanfaat untuk perjalanan kita. Hendaknya kita membawa perbekalan yang paling utama, yaitu ketakwaan. Ketika dalam perjalanan, kita butuh ketakwaan,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings