Pemahaman dalam beragama, harus memiliki mata rantai sampai ke sumbernya yaitu para rasul utusan Allah. Jika kita memahami agama menurut pandangan kita sendiri, maka kesesatan yang terjadi akan lebih cepat didapati daripada petunjuk Allah. Sebab pendapat kita tidak jernih dari kepentingan hawa nafsu dan ego.