Radio Rodja 756 AM

Agungnya Wudhu


Listen Later

Agungnya Wudhu merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah كتاب صحيح الترغيب والترهيب (kitab Shahih At-Targhib wa At-Tarhib) yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Rabu, 29 Shafar 1443 H / 06 Oktober 2021 M.

Download kajian sebelumnya: Hukum Wanita Melepas Pakaian di Selain Rumah Suaminya
Hadits ke-180
Dari Abu Darda Radhiyallahu Ta’ala ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
أنا أول من يؤذن له بالسجود يوم القيامة وأنا أول من يرفع رأسه فأنظر بين يدي فأعرف أمتي من بين الأمم ومن خلفي مثل ذلك وعن يميني مثل ذلك وعن شمالي مثل ذلك
“Aku adalah orang yang pertama kali diizinkan untuk sujud pada hari kiamat nanti, dan aku adalah orang yang pertama kali mengangkat kepalanya pada hari kiamat. Lalu aku melihat ke depanku, maka aku mengenali umatku di antara umat-umat yang lain, dari belakangku pun juga demikian, dari kananku demikian dan dari kiri pun demikian juga.”
Lalu kemudian ada seorang laki-laki berkata: “Bagaimana engkau mengenal umatmu, Wahai Rasulullah di antara umat-umat yang lainnya dari semenjak Nabi Nuh sampai umatmu?” Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
هم غر محجلون من أثر الوضوء ليس لأحد ذلك غيرهم وأعرفهم أنهم يؤتون كتبهم بأيمانهم وأعرفهم تسعى بين أيديهم ذريتهم
“Mereka (umatku) ubun-ubunnya bercahaya, kaki dan tangannya bercahaya dari bekas air whudu. Hal itu tidak ada kecuali pada mereka saja. Dan aku juga mengenal mereka bahwa mereka diberikan kitab catatan amalnya dari kanan mereka. Dan aku juga mengenal mereka bahwa berjalan di hadapan mereka anak-anaknya yang beriman.” (HR. Ahmad)
Keistimewaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan tentang keistimewaan diri, tapi bukan dalam rangka bersombong diri. Hal ini menunjukkan boleh kita menyebutkan kelebihan diri kalau memang dibutuhkan dan tidak menimbulkan ‘ujub, kesombongan, riya’ dan yang lainnya. Maka kalau syarat-syarat ini terpenuhi boleh. Tapi kalau kita tidak menyebutkan karena khawatir terkena penyakit sombong atau ‘ujub atau karena tidak ada kebutuhan, maka jangan. Cukuplah Allah yang tahu tentang kelebihan diri kita.
Menit ke- Beliau adalah Nabi yang paling utama dibandingkan seluruh Nabi, Rasul yang paling utama dibandingkan seluruh Rasul Shalawatullah wa Salamuhu ‘Alahi. Maka kita umatnya bergembira, ternyata kita memiliki Nabi yang mempunyai keistimewaan luar biasa. Bergembira dengan cara ittiba’ kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, jangan berbuat bid’ah, cukup ikuti saja Rasul, jadikan beliau sebagai suri tauladan, jadikan beliau sebagai panduan untuk hidup kita. Allah berfirman:
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ…
“Katakan: ‘Jika kalian memang mencintai Allah, maka ikutilah aku (Rasulullah). Niscaya Allah akan cintai dan ampuni dosa-dosa kamu.” (QS. Ali Imran[3]: 31)
Maka kita bersyukur menjadi umat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Rasa syukur itu kita realisasikan dengan cara mengikuti jejak kaki Rasulullah, mempelajari sunnahnya, mempelajari hadits-haditsnya, lalu kita praktekkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga kita menjadi seorang pengikut Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang sejati.
Dalam aqidah, ibadah dan bahkan dalam seluruh sisi kehidupan, kita jadikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam seb...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings