“Keinginanmu untuk tajrid (meninggalkan keinginan duniawi, termasuk mencari rezeki) padahal
Allah telah menetapkan engkau pada asbab (usaha, diman allah telah membekali manusia dengan
sarana penghidupan), adalah termasuk dalam bisikan syahwat yang samar. Sebaliknya,
keinginanmu untuk melakukan asbab padahal Allah telah menempatkanmu pada kedudukan
tajrid, adalah suatu kemerosotan dari himmah (tekad spiritual) yang luhur.”