Radio Rodja 756 AM

Apa Itu Iman dan Penjelasan Perangai-Perangai Iman


Listen Later

Apa Itu Iman dan Penjelasan Perangai-Perangai Iman merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 18 Rajab 1443 H / 20 Februari 2022 M.
Kajian sebelumnya: Mengucapkan Laa Ilaaha Illallah Karena Mengharapkan Wajah Allah

Kajian Hadits Apa Itu Iman dan Penjelasan Perangai-Perangai Iman
Dari Abu Sa’id Al-Khudri -semoga Allah meridhainya- bahwasanya ada beberapa orang dari Abdul Qais datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, mereka berkata:
“Wahai Nabi Allah, sesungguhnya kami sebuah perkampungan dari Rabiah. Dan antara kami dan engkau ada sebuah daerah dari Kuffar Mudhar. Dan kami tidak mampu untuk datang kepadamu kecuali di bulan-bulan haram saja, maka perintahkan kepada kami dengan sebuah perintah yang kami akan perintahkan dengannya orang-orang yang ada di belakang kami dan kami pun bisa masuk surga dengannya apabila kami mengambil perintah tersebut.”
Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
آمُرُكُمْ بِأَرْبَعٍ, وَأَنْهَاكُمْ عَنْ أَرْبَعٍ, اعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا, وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ, وَآتُوا الزَّكَاةَ, وَصُومُوا رَمَضَانَ, وَأَعْطُوا الْخُمُسَ مِنْ الْغَنَائِمِ, وَأَنْهَاكُمْ عَنْ أَرْبَعٍ: عَنْ (الدُّبَّاءِ – وَالْحَنْتَمِ – وَالْمُزَفَّتِ – وَالنَّقِيرِ)
“Aku perintahkan kalian dengan empat dan aku larang kalian dari empat: hendaklah kalian beribadah kepada Allah saja dan jangan sekutukan Allah sedikitpun juga, dan kamu mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa ramadhan, dan membayar seperlima dari ghanimah. Dan aku larang dari kalian empat bejana: dari Ad-Dubba’, Hantam, Muzaffat, dan an-Naqir.”
Mereka berkata: “Wahai Nabi Allah, apa ilmumu tentang An-Nakir?”
Kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
بَلَى جِذْعٌ تَنْقُرُونَهُ فَتَقْذِفُونَ فِيهِ مِنْ (الْقُطَيْعَاءِ)
“Batang kurma yang kalian lubangi lalu kalian masukkan kurma muda yang kecil.”
Berkata Sa’id: “Atau dari kurma kemudian kalian masukkan padanya air. Sehingga apabila telah tenang mendidih, kalianpun kemudian meminumnya sehingga salah seorang dari kalian ada yang memukul anak pamannya dengan pedang (karena mabuk)!”
Dan di kaum itu ada seorang laki-laki yang terkena sabetan pedang. Dia berkata: “Aku menyembunyikannya karena aku malu dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Kemudian aku berkata: ‘Lalu di bejana apa kami minum, wahai Rasulullah ?'”
Kata Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
فِي (أَسْقِيَةِ الْأَدَمِ) الَّتِي يُلَاثُ عَلَى أَفْوَاهِهَا
“Minumlah dari bejana yang terbuat dari kulit yang mulutnya itu diikat.”
Kemudian kami kami berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya di negeri kami banyak tikus dan tidak ada bejana kulit yang bisa awet.”
Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
وَإِنْ أَكَلَتْهَا الْجِرْذَانُ وَإِنْ أَكَلَتْهَا الْجِرْذَانُ, وَإِنْ أَكَلَتْهَا الْجِرْذَانُ
“Walaupun dimakan tikus, walaupun dimakan tikus, walaupun dimakan tikus.”
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda kepada Asyaj Abdul Qais:
إِنَّ فِيكَ لَخَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللَّهُ, الْحِلْمُ وَالْأَنَاةُ
“Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai oleh Allah, yaitu sifat halim dan sifat anah.” (HR. Muslim)
Ad-Dubba’, Hantam,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings