Asumsi Bersuara

Asumsi Bersuara

By Box2BoxIDNews
Download on the App Store

Asumsi Bersuara episodes

  • Layoff Karena Resesi, Gimana Gen Z Menghadapinya? Ft. Marvin Mahadharma

    Mass layoff sedang terjadi di Indonesia, khususnya pada startup. Tapi uniknya, gelombang PHK ini justru dijadikan konten dan dihadapi secara santai oleh Millennials dan Gen Z. Lalu, mengapa startup tidak bisa bertahan terhadap gejolak ekonomi sehingga terjadi mass layoff? Bagaimana juga generasi muda menghadapi fenomena mass layoff ini?


    Simak obrolan seru Randy bersama Head of tSurvey.id Marvin Mahadharma dalam Asumsi Bersuara!

    31 min
  • Atur Strategi Keuangan Pasca-pandemi Ft. Andy Tri Nugroho

    Pandemi Covid-19 selain merupakan krisis kesehatan, tapi juga menyebabkan krisis secara keuangan. Pilar-pilar keuangan yang sudah tertata rapi dipastikan goyah selama pandemi covid-19. Namun ketika pandemi telah menuju usai, pilar-pilar keangan perlu untuk diatur kembali. Berbagai teknologi baru yang muncul dan berkembang di saat pandemi dapat menjadi senjata alternatif dalam menyusun strategi keuangan. Konten ini berkolaborasi dengan AdaKami.

    36 min
  • KUHP Baru Bermasalah? Tobas Menjawab Ft. Taufik Basari

    6 Desember 2022, DPR mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana menjadi undang-undang. Undang-Undang KUHP yang terdiri dari 624 pasal ini akan berlaku tiga tahun sejak disahkan. Pengesahan RKUHP diwarnai dengan pro-kontra, pemerintah menganggap perlu KUHP baru karena KUHP yang ada saat ini dianggap sudah usang dan tidak relevan lagi. Sementara di sisi  lain, pasal-pasal dalam RKUHP dikritik bahkan sejak masih dalam pembahasan. Kebebasan berekspresi, pengaturan ranah privat, hingga kemunduran HAM, merupakan sederet kritik yang muncul terhadap UU ini. Bersama Taufik Basari, kita akan membahas ini semua

    1 hr 12 min
  • Gonjang ganjing RUU Kesehatan Ft. dr. Daeng M. Faqih

    20 September lalu, Baleg DPR dan pemerintah menyetujui 38 RUU yang menjadi Prolegnas Prioritas, salah satunya adalah Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Kesehatan. Namun, hingga saat ini, IDI dan organisasi profesi kesehatan lainnya tidak pernah dilibatkan dalam perancangan UU ini. Di sisi lain, IDI dan organisasi profesi lainnya merasa RUU ini belum urgen untuk disahkan karena UU yang ada saat ini sudah berjalan dengan baik. Justru yang paling penting saat ini adalah memperbaiki sistem kesehatan yang secara komprehensif berawal dari pendidikan hingga pelayanan. Bersama dr. Daeng M. Faqih, Ketum PB IDI 2018-2021 kita akan bahas lebih dalam

    43 min

About Asumsi Bersuara

From the publisher's feed

Asumsi adalah institusi media yang berfokus pada bahasan politik, current affairs, dan kultur pop.