Radio Rodja 756 AM

Bacaan Dzikir Pagi – Meminta Ilmu, Rezeki dan Amal


Listen Later

Bacaan Dzikir Pagi – Meminta Ilmu, Rezeki dan Amal merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Doa dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 18 Rabi’ul Awal 1443 H / 25 Oktober 2021 M.

Kajian Tentang Bacaan Dzikir Pagi – Meminta Ilmu, Rezeki dan Amal
Bacaan yang dianjurkan untuk kita baca di pagi hari antara lain adalah doa yang insyaAllah sudah tidak asing bagi kebanyakan kita, yaitu doa yang berbunyi:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu; ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, amal yang diterima.”
Landasan dari doa ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dinilai Hasan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani Rahimahumullah, dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘Anha istri Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beliau menuturkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam rutin membaca doa di atas setiap selesai shalat subuh.
Ini adalah sebuah doa yang luar biasa. Menjelaskan betapa Islam itu ingin agar setiap pagi umatnya mempunyai target yang jelas. Pada hari itu apa yang dicari. Hal ini sangat penting agar kita terarah dan terus berada di atas jalan yang benar, tidak terombang-ambing dengan keadaan, tidak gampang ikut-ikutan, tidak seperti air di atas daun talas (tidak punya prinsip).
Ketika seseorang mempunyai target, waktu dalam sehari itu sudah jelas digunakan untuk apa. Biasanya orang-orang yang ngobrol sampai berjam-jam dan suka membuang-buang waktu, mereka adalah orang-orang yang tidak punya terget.
Terget seorang muslim
Inilah bagusnya Islam, target yang akan kita pelajari itu bukan hanya terkusus untuk para pegawai dan bisnisman, akan tetapi target ini berlaku bagi setiap muslim, apapun profesinya. Target itu ada tiga, yaitu:
1. Ilmu yang bermanfaat
Menit ke- Setiap pagi kita harus berupaya memiliki target “hari ini saya harus mendapatkan tambahan ilmu agama”. Makna ilmu yang bermanfaat adalah ilmunya benar dan diamalkan. Sehingga efeknya akan mendekatkan diri kita kepada Allah.
Sebagian ulama ketika menerangkan “ilmu yang bermanfaat” adalah ilmu yang mendekatkanmu kepada Allah. Jadi semakin ngaji itu semakin dekat kepada Allah. Berarti kalau semakin ngaji semakin jauh dari Allah, itu berarti ilmunya tidak benar.
Ada tiga jenis ilmu yang bermanfaat:

* Ilmu tentang Allah, yaitu segala hal yang dengannya kita jadi kenal kepada Allah.
* Ilmu tentang jalan yang mendekatkan kita kepada Allah, yaitu mempelajari ayat-ayat Allah, hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, belajar cara shalat, cara puasa, cara dzikir dan doa.
* Ilmu tentang akhirat, yaitu nanti di akhirat kita akan bertemu apa saja, perjalanan kita bagaimana, ketika kita mati nanti di kuburan akan ditanyakan apa saja, apa yang nanti disediakan oleh Allah di surgaNya, bagaimana nanti orang-orang yang selamat melewati shirath, nanti di padang mahsyar siapa saja orang-orang yang akan dilindungi/dinaungi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, apa saja amalan-amalan yang bisa mengantarkan kita ke surga, apa balasan yang Allah sediakan di surga.

2. Rezeki yang baik
Menit ke- Sebagian ulama menjelaskan rezeki yang baik itu adalah rezeki yang halal. Dengan rezeki yang halal ini hati kita akan tenang, membuat kita kuat beribadah, menjadi sebab amalan kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan menyebabkan keberkahan.
Maka sudah saatnya kalau kita merasa rumah tangga kita tidak nyaman, anak-anak susah diatur, pasangan kita juga demikian,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings