Salam terakhir Alina kepada seseorang yang mencintainya dengan teramat bodoh dan malang. Dengan sebuah senja yang coba ia ciptakan untuk memesona sang pujaan, namun berantakan total berujung kenestapaan.
Dari buku "Sepotong Senja untuk Pacarku" karya Seno Gumira Ajidarma