
Sign up to save your podcasts
Or


-Franceline Anggia-
Editor : Faradila N | Narator : Abidah Naqiya
Narasi sunyi itu, salah satunya, datang dari komunitas masyarakat bantaran Sungai Ciliwung. Sejak era kolonial Belanda, sungai yang bermuara di Teluk Jakarta ini sudah menjadi sumber bagi penghidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan bebersih diri hingga sebagai jalur utama transportasi. Hingga kini, pemerintah Kota Jakarta sudah cukup sering mengintervensi kehidupan sungai itu, terutama yang mengatasnamakan normalisasi sungai demi mewujudkan penghidupan layak bagi masyarakat bantaran.
Sayangnya, perspektif masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung justru acap kali luput diperhatikan. Pemaknaan masyarakat terhadap sungai dan air Ciliwung masih jauh dari panggung narasi besar mengenai Sungai Ciliwung itu sendiri.
By Jembatan Budaya-Franceline Anggia-
Editor : Faradila N | Narator : Abidah Naqiya
Narasi sunyi itu, salah satunya, datang dari komunitas masyarakat bantaran Sungai Ciliwung. Sejak era kolonial Belanda, sungai yang bermuara di Teluk Jakarta ini sudah menjadi sumber bagi penghidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari kebutuhan bebersih diri hingga sebagai jalur utama transportasi. Hingga kini, pemerintah Kota Jakarta sudah cukup sering mengintervensi kehidupan sungai itu, terutama yang mengatasnamakan normalisasi sungai demi mewujudkan penghidupan layak bagi masyarakat bantaran.
Sayangnya, perspektif masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung justru acap kali luput diperhatikan. Pemaknaan masyarakat terhadap sungai dan air Ciliwung masih jauh dari panggung narasi besar mengenai Sungai Ciliwung itu sendiri.