
Sign up to save your podcasts
Or


Di tengah suku bunga tinggi, penguatan dolar AS, dan volatilitas pasar obligasi, strategi investasi juga perlu disesuaikan. Apakah sekarang saatnya memilih reksa dana pasar uang atau justru mencari peluang di reksa dana campuran?
Bersama Dedy Hendrawan, Direktur Danapathi Asset Management, Bareksa membahas dampak suku bunga higher for longer, kondisi pasar saham dan obligasi, hingga strategi investasi di tengah ketidakpastian.
Kita juga mengulas Danapathi Money Market Fund dengan return 5,5% setahun dan Danapathi Balance Fund yang mencatatkan return 24,41% setahun (per 18 September 2026). Apa strategi di balik kinerjanya dan produk mana yang cocok untuk kebutuhan investor?Kinerja historis tidak menjamin hasil investasi di masa depan.Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBar...
Menjaga bisnis tetap sehat bukan cuma soal meningkatkan pendapatan, tetapi juga mengelola kas perusahaan agar tetap likuid dan produktif.Bersama Dr. Phil. Edo S. Jaya, M.Psi., Psikolog, Founder IndoPsyCare, Bareksa membahas cara membagi dana operasional dan dana investasi, memilih reksa dana sesuai kebutuhan bisnis, hingga menghadapi kecemasan dalam mengambil keputusan finansial.Simak selengkapnya di Bareksa Insight.———————————————————————————Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksa
S&P mempertahankan rating utang Indonesia di level BBB dengan outlook Stable. Di tengah yield obligasi yang berada di kisaran 7%, apakah ini menjadi momentum menarik untuk masuk ke reksa dana pendapatan tetap?Simak perbincangan Bareksa bersama Genta Wira Anjalu, CIO Sinarmas Asset Management, yang membahas prospek obligasi, strategi menghadapi tekanan rupiah, hingga ekspektasi return yang realistis bagi investor.———————————————————————————
Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksa
Harga minyak sempat melonjak akibat konflik global, sementara harga batu bara ikut bergerak fluktuatif.Apakah kondisi ini menjadi peluang bagi PTBA, atau justru menambah tekanan bagi bisnis perusahaan?Di Bareksa Insight kali ini, Aldy Pratama Iswardi, Head of Investor Relations PT Bukit Asam Tbk, membahas dampak konflik global terhadap bisnis PTBA, prospek harga batu bara, peluang ekspor, strategi efisiensi, hingga arah bisnis perusahaan ke depan.Dengan laba yang turun 42% pada 2025, apakah saham PTBA masih menarik untuk dicermati investor? Tonton pembahasan lengkapnya di Bareksa Insight.Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksaDisclaimerSetiap investasi mengandung risiko. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. PT Bareksa Portal Investasi berizin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari OJK.
Transaksi emas digital Indonesia mencapai Rp118 triliun di 2025 — naik hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Tapi satu pertanyaan mendasar yang masih membuat investor lain ragu? Bagaimana jaminan keamanannya?Dalam episode Bareksa Insight ini, Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya menjawab langsung. Pedagang emas digital tidak bisa menjual satu gram pun tanpa memiliki cadangan fisik yang setara — ada syarat minimum kepemilikan dan mekanisme depository yang ketat untuk memastikan itu. Bukan sekadar janji di atas kertas.Tirta juga meluruskan kebingungan yang sering muncul soal dua regulator berbeda: Bappebti mengatur perdagangan emas digital — jual dan beli, dengan skala dan modal yang lebih kecil. OJK mengatur bullion bank — lembaga dengan fitur lengkap seperti simpanan, pembiayaan, dan penitipan emas, dengan persyaratan modal yang jauh lebih besar. Dua jalur berbeda, dua level berbeda, satu ekosistem yang saling melengkapi.Tonton episode lengkapnya untuk memahami bagaimana sistem ini bekerja, apa yang melindungi investasi emasmu, dan ke mana harus mengadu jika ada masalah.———————————————————————————Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksa
Emas global terkoreksi, dolar AS menguat, dan rupiah melemah. Namun di Indonesia, harga emas ternyata tidak jatuh sedalam harga global.Apa yang sebenarnya terjadi?Di episode Bareksa Insight kali ini, Andreas Santoso (Co-Founder & CEO Treasury) membahas hubungan antara dolar AS, harga emas, kondisi geopolitik global, serta strategi investasi emas di tengah volatilitas pasar saat ini.Simak juga outlook emas ke depan, peran emas sebagai aset penyimpan kekayaan dengan sifatnya yang memberikan natural hedging bagi investor Indonesia di tengah pergerakan pasar yang penuh ketidakpastian.———————————————————————————Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksaSeluruh transaksi Emas Digital didasarkan pada kerja sama antara PT Bareksa Inovasi Digital dan perusahaan-perusahaan yang telah memiliki izin sebagai Pedagang Fisik Emas Digital dari BAPPEBTI dan OJK.
IHSG sempat menyentuh valuasi termurah dalam lima tahun terakhir, sementara rupiah melemah dan pasar obligasi masih dibayangi tekanan. Apakah ini sinyal krisis atau justru peluang bagi investor?Di episode Bareksa Insight kali ini, Darma Yudha (Chief Investment Officer PT Trimegah Asset Management) dan Emil Muhamad (Chief Economist PT Bahana TCW Investment Management) membahas kondisi pasar terkini, strategi fund manager menghadapi volatilitas, serta peluang investasi yang layak dicermati di tengah ketidakpastian.
Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksaDisclaimerSetiap investasi mengandung risiko.Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. PT Bareksa Portal Investasi berizin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari OJK.
Banyak yang melihat perang Iran hanya sebagai konflik militer. Padahal dampaknya bisa jauh lebih besar: harga energi naik, dominasi dolar dipertanyakan, BRICS semakin strategis, dan peta kekuatan ekonomi dunia mulai bergeser.Apa artinya bagi Indonesia, rupiah, pasar modal, dan investor?Simak analisis dari mantan Menteri Luar Negeri dan Ketua OJK Mahendra Siregar mengenai perubahan tatanan geopolitik global yang sedang berlangsung, serta pelajaran penting yang perlu dipahami investor di tengah meningkatnya ketidakpastian dunia.———————————————————————————Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBar...
DisclaimerSetiap investasi mengandung risiko.Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. PT Bareksa Portal Investasi berizin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari OJK.Seluruh produk investasi keuangan yang dipasarkan melalui aplikasi Bareksa Super App Investasi serta informasi yang terdapat pada email ini, dikelola, dikembangkan serta dibuat oleh PT Bareksa Marketplace Indonesia yang telah mendapatkan Izin Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
IHSG ambruk dua hari berturut-turut, dana asing keluar, dan isu MSCI bikin pasar bergejolak.Di Podcast Bareksa, kami bahas apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana investor sebaiknya menyikapi kondisi ini bersama Michele Gabriela (Head of Research Sucor AM) dan Octavius Prakarsa (Head of Equity Allianz GI Indonesia).———————————————————————————
Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksa
DisclaimerSetiap investasi mengandung risiko. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Seluruh transaksi saham dilakukan dengan izin sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK yang diberikan kepada PT Bareksa Portal Investasi bekerja sama dengan PT Ciptadana Sekuritas Asia. Seluruh produk investasi keuangan yang dipasarkan melalui aplikasi Bareksa Super App Investasi serta informasi yang terdapat pada channel ini, dikelola, dikembangkan serta dibuat oleh PT Bareksa Marketplace Indonesia yang telah mendapatkan Izin Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
IHSG goyang bukan cuma soal sentimen, tapi juga soal persepsi risiko global.Di episode Bareksa Insight kali ini, kami membahas bagaimana pengaruh MSCI terhadap arus dana asing ke pasar saham Indonesia dan Indeks Harga Saham Gabungan. Lantas, bagaimana investor sebaiknya menyikapi volatilitas pasar? Temukan jawabannya bersama Liew Kong Qian, Direktur/Head of Investment Eastspring Indonesia.Tonton sampai akhir untuk insight lengkapnya!———————————————————————————Install sekarang!https://bareksa.onelink.me/bLEI/YTBareksa
Disclaimer
Setiap investasi mengandung risiko. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan. Seluruh transaksi saham dilakukan dengan izin sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK yang diberikan kepada PT Bareksa Portal Investasi bekerja sama dengan PT Ciptadana Sekuritas Asia. Seluruh produk investasi keuangan yang dipasarkan melalui aplikasi Bareksa Super App Investasi serta informasi yang terdapat pada channel ini, dikelola, dikembangkan serta dibuat oleh PT Bareksa Marketplace Indonesia yang telah mendapatkan Izin Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.
From the publisher's feed