Buka Mata Buka Hati

Beda cacar air dan cacar api #MariKitaBuka (Konan Seja Podcast)


Listen Later

Penyebab cacar air dan cacar api
Baik cacar air maupun cacar api sama-sama disebabkan oleh infeksi virus herpes yaitu varicella-zoster. Karena virus penyebabnya sama, gejala utama yang ditimbulkan juga hampir serupa. Pada kulit Anda akan muncul ruam kulit berupa bintik-bintik kemerahan di sekujur tubuh. Bintik merah ini menimbulkan rasa gatal yang sangat kuat.
Biasanya bintik merah ini akan berubah jadi lenting kecil yang berisi cairan. Lama-lama lenting akan mengering membentuk keropeng, dan apabila terus digaruk akan meninggalkan bekas luka di permukaan kulit Anda.
Cacar api berasal dari cacar air
Meskipun cacar api dan cacar air disebabkan oleh virus yang sama, perbedaan kemunculan kedua penyakit adalah cacar api dialami oleh orang yang pernah terjangkit cacar air. Saat pertama kali Anda terinfeksi virus varicella-zoster, Anda akan mengalami cacar air.
Setelah sembuh dari cacar air, virus ini tetap tinggal di dalam tubuh, tapi tidak aktif memperbanyak diri (dorman). Virus ini tepatnya bersembunyi di bagian sel-sel saraf. Penyakit cacar api muncul ketika terjadi reaktivasi virus varicella-zoster yang semula dorman di dalam tubuh.
Penyebab mengapa virus varicella-zoster kembali aktif menginfeksi sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, salah satu penelitian dalam The Science Journal of the Lander College memperoleh kaitan reaktivasi virus dengan kondisi sistem imun yang melemah. Kondisi stres yang berat bahkan bisa ikut memicu terjadinya reaktivasi.
Oleh karena itu, orang-orang dengan penyakit yang menyerang sistem imun seperti HIV atau kanker yang sebelumnya pernah terinfeksi cacar air berisiko tinggi untuk mengalami reaktivasi.
Infeksi virus varicella-zoster yang kedua inilah yang disebut penyakit cacar api atau herpes zoster. Serangan penyakit ini bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun.Cacar air adalah penyakit kulit yang sangat menular. Penularannya bisa terjadi melalui udara atau melalui droplet yang dikeluarkan saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Anda juga bisa tertular cacar bersentuhan dengan lenting orang yang sedang menderita cacar air.
Perbedaan cacar air dan cacar api selanjutnya aadalah penyakit cacar api tidak menular seperti cacar air. Akan tetapi, saat orang di sekitar Anda kena herpes zoster, virus varicella-zoster ini masih mungkin menyebar.
Jika Anda tidak terinfeksi cacar air sebelumnya dan Anda berdekatan dengan orang yang terkena cacar api, Anda memang tidak akan terkena cacar api, tapi Anda tetap punya risiko tertular virus varicella-zoster dan terkena cacar air.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Buka Mata Buka HatiBy Konan Seja