BENAR-BENAR MAKANAN
Yohanes 6:53-58 (TB) 53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. 54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. 55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. 56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia. 57 Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku. 58 Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya."
Kristus menggunakan kiasan bahwa tubuh-Nya adalah benar-benar makanan yang akan memberikan hidup yang kekal bagi yang memakan-Nya. Konteks penjelasan Yesus ini adalah mengenai Roti Hidup. Ia berkata bahwa Ia adalah roti hidup. Yohanes 6:48-51 (TB) 48 Akulah roti hidup. 49 Nenek moyangmu telah makan manna di padang gurun dan mereka telah mati. 50 Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. 51 Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia."
Hal ini menimbulkan pertengkaran di antara orang-orang Yahudi. Itulah sebabnya Ia mengatakan bahwa tubuh-Nya benar-benar makanan. Yohanes 6:52 (TB) Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: "Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan."
Orang-orang Yahudi tidak mengerti apa maksud perkataan Yesus: Bagaimana bisa tubuh Yesus adalah makanan yang memberi hidup?
Tentunya maksud Yesus makan tubuh-Nya tidak seperti suku kanibal yang makan daging manusia. Itu adalah perbuatan primitif orang yang terbelakang. Berbeda dengan orang yang terpelajar yang bisa mengerti arti sebuah kiasan. Misalnya: Makan bangku sekolah tentunya yang dimaksud duduk di bangku sekolah mengikuti pendidikan di sekolah bukan makan secara hurifiah bangku sekolah seperti rayap.
Makan tubuh Kristus maksudnya adalah persekutuan dengan Dia secara pribadi seperti sakramen perjamuan kudus di mana roti dan anggur sebagai simbol tubuh dan darah-Nya. Hanya orang yang bersekutu dengan Dia yang akan hidup kekal. Apakah Anda membangun persekutuan dengan Dia setiap hari? Apa buktinya Anda sudah makan tubuh-Nya? Ketika hidup kita makin serupa dengan Kristus adalah bukti kita makan dan minum tubuh dan darah-Nya.
Jadi, makan daging Yesus dan minum darah-Nya artinya kita sebagai orang percaya mengenakan kehidupan Yesus dan mengenakan spirit atau gairah-Nya dalam hidup kita. (CS)