Khilafah pernah tegak dan akan kembali tegak untuk yang kedua kali. Tegaknya bukan tiba-tiba tanpa sebab, tapi karena ada segolongan umat yang mendakwahkannya, terus dan terus, hingga kapan dan dimana tegaknya, maka itu adalah hak prerogatif Allah. Pilihannya adalah tinggal kita mau memilih posisi yang mana? Pejuangnya? Penonton saja? Atau justru penentangnya?