Radio Rodja 756 AM

Doa Setelah Adzan


Listen Later


Doa Setelah Adzan merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Mukhtashar Shahih Muslim yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Ahad, 24 Safar 1445 H / 10 September 2023 M.







Kajian Hadits Tentang Doa Setelah Adzan



Hadits 200:



عَنْ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ ﵁ عَنْ رَسُولِ اللهِ ﷺ أَنَّهُ قَالَ مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ الْمُؤَذِّنَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا غُفِرَ لَهُ ذَنْبُهُ.



Dari Sa’ad bin Abu Waqqash Radhiyallahu ‘Anhu, dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Siapa yang mengucapkan ketika muadzin bersyahadat: ‘Asyhadu alla ilaha illallah wahdahulaa syarikalah wa anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh‘ ia ucapkan: ‘radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa (aku ridha Allah sebagai Rabb, Muhammad sebagai Rasul, dan Islam sebagai agama), maka akan diampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim)



Hadits ini menunjukkan disyariatkannya mengucapkan kata-kata ini. Namun terjadi ikhtilaf para ulama tentang tempatnya kapan. Pendapat yang dirajihkan oleh Syaikh Utsaimin Rahimahullah -dan insyaAllah ini pendapat yang paling kuat- yaitu ketika muadzin telah selesai mengucapkan dua kalimat syahadat. Ketika muadzin telah selesai dari: “Asyhadu alla ilaha illallah asyhadu alla ilaha illallah. Asyhadu ann muhammadarrasulullah.” Ini masing-masing kita jawab, setelah itu baru kita mengucapkan ‘radhitu billahi robbaa wa bi muhammadin rosulaa wa bil islami diinaa.’



Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa ini diucapkan setelah selesai adzan. Namun berdasarkan riwayat ini -wallahu a’lam- itu diucapkan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat.



Pahalanya adalah akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Dan dalam hadits Abu Sa’id al-Khudri, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:



 مَنْ قَالَ : رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا ، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا ، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا ، وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ



“Siapa yang mengucapkan ‘radhitu billahi robbaa wa bil islami diinaa wa bi muhammadin rosulaa‘ wajib masuk surga.” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)



Imam Ibnul Qayyim menyebutkan tentang makna ucapan ini. Kata beliau bahwa ucapan ini mengandung ridha kepada Allah dari sisi rububiyah dan uluhiyahNya, dan ridha kepada Rasulullah, dan senantiasa tunduk kepadanya, dan ridha terhadap agamanya, dan senantiasa taslim untuknya. Dan siapa yang terkumpul padanya empat perkara tadi, maka ia seorang yang benar-benar siddiq sejati.



Maka ridha dengan uluhiyahNya Allah mengandung ridha untuk hanya mencintai Allah segala-galanya. Ridha untuk hanya takut kepada Allah melebihi segala sesuatu. Kita senantiasa berharap kepada Allah, senantiasa kembali kepada Allah, senantiasa bertaqarrub kepada Allah, dan kita gunakan kekuatan keinginan kita kepada Allah. Demikian pula cinta kita semua karena Allah. Dan ini mengandung ibadah dan mengikhlaskan ibadah untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala saja.



Ridha dengan rububiyahNya Allah mengandung ridha terhadap semua aturan Allah untuk hamba-hambaNya, mengesakan Allah dalam tawakal kepadaNya. Demikian pula senantiasa meminta pertolongan kepadaNya,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings