Sepekan setelah pertama kali dilaporkan, kasus gangguan ginjal akut pada anak di Indonesia melonjak tajam menjadi lebih dari dua-ratus kasus.
Angka kematian tinggi, sebanyak 99 anak atau hampir 50% dari total kasus.
Hingga kini, Kementerian Kesehatan belum dapat memastikan penyebab gangguan ginjal akut itu, namun telah menyetop sementara penjualan dan penggunaan obat dalam bentuk cair atau sirup demi menyelamatkan anak.
Akan tetapi, pakar epidemiolog memandang situasi gangguan ginjal akut di Indonesia sudah genting sehingga perlu ditetapkan status kejadian luar biasa.