KOVALIBRIUM

[episode 22] Seimbangi "Kemewahan" Demokrasi


Listen Later

Mungkin sesekali kita harus memandang wilayah tempat kita hidup sebagai sebuah peradaban yang sudah ada sejak ratusan tahun alih-alih sekadar negara yang baru lahir pasca perang dunia ke-2. Mungkin dengan cara itu, kita akhirnya mampu memahami dampak pilihan-pilihan kita hari ini terhadap generasi selanjutnya, selayak pilihan-pilihan generasi sebelumnya yang efeknya terasa pada kualitas hidup kita saat ini.

Mungkin bukannya kita tidak diberi kesempatan, karena jelas-jelas kebebasan sikap politik telah kita miliki selama lebih dari sepuluh tahun belakangan ini. Mungkin sudah saatnya kita mencoba untuk menyadari bahwa “kemewahan” demokrasi harus memiliki penyeimbang di dalam setiap diri warga negara agar arah kebebasan berpendapat, berbicara, dan berekspresi, selalu terjaga dalam pola kerangka yang positif sehingga produk keluarannya pun akan cenderung konstruktif. Bukan yang malah menyerang pribadi, menjatuhkan personal, pun penghakiman-penghakiman menyakitkan lainnya yang berbasis sentimen belaka. Seolah kita sendiri bersih dari kesalahan. Seolah kita sendiri pantas merendahkan manusia lain.


Daftar Referensi:

Slilit Sang Kiai--Emha Ainun Nadjib

https://tirto.id/mengapa-banyak-orang-galak-di-internet-dhhl

https://www.facebook.com/mila.anasanti/posts/10224873917531544

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

KOVALIBRIUMBy Reni & Lily