Kajian Budaya dalam studi agama-agama menjadi diskursus yang penting. Sebab Budaya menjadi salah satu pendekatan dalam mengkaji agama. Namun, itu sering kali menimbulkan perdebatan yang berkepanjangan. Agama dan Budaya seakan menjadi sesuatu yang bertolak belakang dan tidak dapat dipadukan. Padahal, sadar ga sadar, agama adalah produk akal budi manusia saja. Kalopun pendikotomian adanya agama tuhan dan agama manusia, maka kita terlalu naif untuk membuka mata kita bahwa agama sejatinya memang hasil dari interprestasi manusia saja. Banyaknya pengklasifikasian agama dari mulai agama abrahamik dan agama non-abrahamik, agama universal dan agama lokal, agama samawi dan agama ardi. Menjadikan pemahaman kita terhadap agama menjadi sangat diskriminatif. Sebab pembendaharaan kata kita untuk membahasakan agama sangatlah terbatas. Maka perlulah kita menggunakan sudut pandang kebudayaan guna memahami realitas keberagamaan yang beragam ini. Terlepas dari doktrin-doktrin teologis, agama adalah konstruk budaya yang melahirkan nilai-nilai. Silahkan, selamat mendengarkan ocehan-ku 😁😁