
Sign up to save your podcasts
Or


Bilang "enggak" datang dengan lebih banyak konsekuensi daripada bilang "iya". Karenanya kita sering mengiyakan keinginan orang lain yang berujung mengorbankan diri kita sendiri.
Meet Nediva, salah satu temen baikku yang bersedia berbagi ceritanya ketika hidup mendorong dia ke titik terendah karena sulit bilang enggak pada orang terdekatnya. Meski melewati masa sulit dia bisa bertahan sampai hari ini dan bergabung bersama kita membagikan alasan pentingnya membuat batasan baik itu dengan orang lain maupun pikiran negatif kita sendiri. Semoga bermanfaat dan teman-teman pendengar bisa menerima dengan bijak. Selamat belajar.
By Anindita BrataningdyahBilang "enggak" datang dengan lebih banyak konsekuensi daripada bilang "iya". Karenanya kita sering mengiyakan keinginan orang lain yang berujung mengorbankan diri kita sendiri.
Meet Nediva, salah satu temen baikku yang bersedia berbagi ceritanya ketika hidup mendorong dia ke titik terendah karena sulit bilang enggak pada orang terdekatnya. Meski melewati masa sulit dia bisa bertahan sampai hari ini dan bergabung bersama kita membagikan alasan pentingnya membuat batasan baik itu dengan orang lain maupun pikiran negatif kita sendiri. Semoga bermanfaat dan teman-teman pendengar bisa menerima dengan bijak. Selamat belajar.