Bagi sebagian orang, keluarga tidak selalu menjadi harta yang paling berharga. Keluarga yang seharusnya menjadi tempat berlindung nan nyaman, justru malah menjadi sumber tekanan mental yang melelahkan bahkan memuakkan.
Tidak berfungsinya peran keluarga ini, salah satunya, dipicu oleh perilaku orang tua yang toxic. Akibatnya, anak jadi mengalami berbagai masalah dalam perkembangannya. Sayangnya, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa perilaku mereka didasarkan atas nama cinta. Padahal kenyataannya, perilaku tersebut adalah bukti adanya relasi yang timpang antara orang tua dengan anak.