Agus Sugiyatno, peneliti Balitjestro | Top working ialah teknologi mengganti varietas tanaman yang sudah ada di lapang dengan varietas baru sesuai selera pasar secara cepat, tanpa harus membongkar tanaman. Teknik ini ialah menyambung atau menempel pada batang bawah tanaman yang berupa pohon besar dengan diameter batang bawah antara 5-30 cm. Teknologi top working menjadi alternatif yang paling menguntungkan bagi petani yang ingin mengganti varietas sebagaimana yang dilakukan para petani Selokerto, Dau, Kabupaten Malang.
Read more http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id/jeruk-top-working-di-selokerto-mulai-berproduksi-lebat/