
Sign up to save your podcasts
Or


Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.
"Damai sejahtera lahir ketika kita belajar mengenal dan mempercayai Bapa, sekalipun kita belum mengetahui bagaimana segala sesuatu akan terjadi."
"Nilai sebuah pemberian tidak hanya terletak pada apa yang kita lepaskan, tetapi juga pada kasih dan kepercayaan yang menyertai pemberian kita."
"Jangan menjadi tembok yang menghalangi orang mengenal YESUS, jadilah jembatan yang menolong mereka mendekat kepada-Nya."
TUHAN memperlihatkan penyertaanNya,supaya kita tetap setia ketika persoalan itu belum berlalu..
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
Jangan hanya menjadi orang yang terlihat(Nampak) di suatu tempat, tetapi jadilah orang yang berdampak di tempat itu,sehingga menjadi lebih baik.karena Kristus hadir melalui kehidupan kita.
Kita mengira selama ini kitalah yang mencari jalan kembali kepada Tuhan. Ternyata, ketika kita menoleh, Bapa terlebih dahulu berjalan ke arah kita.
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
From the publisher's feed