Yang dominan terjadi; yakni meniru apa kata orang banyak (mayoritas). Asal sama dengan kebanyakan orang, dia merasa aman dan percaya. Syaikh Abdurrahman as-Sa'di berkata, "QS Al-an'am : 116 menjelaskan bahwa kebenaran bukan diukur dari banyaknya pendukung. Kebathilan bukan pula ditandai dengan sedikitnya pelaku. Justru kenyataannya yang mengikuti kebenaran hanya sedikit, sementara yang mengikuti kemungkaran banyak sekali."