Radio Rodja 756 AM

Hukum-Hukum Yang Tertera dalam Surah Al-Fatihah


Listen Later


Hukum-Hukum Yang Tertera dalam Surah Al-Fatihah adalah kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada Ahad, 16 Rabi’ul Awal 1445 H / 1 Oktober 2023 M.



Kajian Tentang Hukum-Hukum Yang Tertera dalam Surah Al-Fatihah



Al-Fatihah adalah surah yang paling agung dalam Al-Qur’an, ia adalah Ummul Qur’an (induknya Al-Qur’an). Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika itu bertemu dengan sahabat, lalu kemudian Rasulullah memegang tangannya sambil berkata:



أَلاَ أُعَلِّمُكَ أَعْظَمَ سُورَةٍ فِى الْقُرْآنِ قَبْلَ أَنْ تَخْرُجَ مِنَ الْمَسْجِدِ » . فَأَخَذَ بِيَدِى فَلَمَّا أَرَدْنَا أَنْ نَخْرُجَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ قُلْتَ لأُعَلِّمَنَّكَ أَعْظَمَ سُورَةٍ مِنَ الْقُرْآنِ . قَالَ ( الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ) هِىَ السَّبْعُ الْمَثَانِى وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِى أُوتِيتُهُ »



“Maukah aku ajarkan kepada kamu surah yang paling agung dalam Al-Qur’an sebelum kamu keluar dari masjid?” Terus Rasulullah berbicara dengan sahabat ini sampai mau keluar masjid. Lalu sahabat ini berkata: “Hai Rasulullah, tadi engkau mengatakan mau mengajarkan aku surah yang paling agung dalam Al-Qur’an?”



Beliau menjawab, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin (segala puji bagi Allah Rabb semesta alam) dan ia adalah merupakan tujuh ayat yang diulang-ulang, ia adalah Al-Qur’an yang agung yang Allah berikan kepadaku.” (HR. Bukhari)



Oleh karena itu perhatian para ulama dalam mengkaji, menafsirkan dan memperdalam surah Al-Fatihah sangat luar biasa. Karena kandungan Al-Fatihah ini hakikatnya menceritakan seluruh Al-Qur’an.



1. Memulai dengan basmalah



Disyariatkannya memulai menulis “Bismillahirrahmanirrahim”, baik dalam kitab-kitab, surah, khutbah, nasihat, dalam rangka mencontoh Al-Qur’an. Yang perlu digarisbawahi, beda antara basmalah dengan tasmiyah. Kalau tasmiyah adalah “Bismillah” saja. Adapun basmalah adalah ucapan lengkap “Bismillahirrahmanirrahim”.



Dalam masalah bagaimana membacanya juga harus sesuai dengan dalil. Adaupun “Bismillahirrahmanirrahim” yang disebutkan dalam dalil, Rasulullah mengucapkannya saat menulis surat, saat mau membaca Al-Qur’an di awal surah.



Adapun “bismillah” saja, itu dianjurkan dalam banyak tempat. Di antaranya sebelum berwudhu, ketika mau keluar rumah, ketika mau jima, ketika mau masuk WC. Demikian pula dalam perkara-perkara yang sifatnya mubah seperti kita mau duduk, mau berbaring, itu dianjurkan untuk membaca bismillah.



Manfaatnya adalah dalam rangka kita isti’anah (meminta dan memohon pertolongan kepada Allah). Karena ب dalam kata “bismillah”, mempunyai makna isti’anah, yaitu meminta pertolongan melalui nama Allah Subhanahu wa Ta’ala.



2. Disyariatkannya memuji Allah



Disyariatkan memuji Allah ketika membuka tulisan, baik dalam kitab, khutbah, nasihat, dan ini adalah sunnah. Hal ini karena berbicara dan menulis adalah nikmat dari Allah. Kita bisa mengungkapkan apa yang ada di dalam hati, bisa bicara dengan teman-teman, demi Allah itu nikmat sekali.



Subhanallah.. dengan kita bisa bicara itu luar biasa. Kita bisa menulis yang dengan tulisan itu kita menyampaikan ilmu, menyampaikan berbagai macam faedah, maka kita memuji Allah Subhanahu wa Ta’ala.



3. Allah memuji dan memuliakan diriNya



Allah memuji diriNya dan memuliakan diriNya. Karena Allah-lah pemilik sifat yang sempurna.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings