
Sign up to save your podcasts
Or
Suara dalam teori anthroposophie nya Rudolf Steiner, diyakini tidak masuk ke intelektual dulu, namun langsung ke hati. Maka suara memiliki peran penting dalam mendidik hati. Tanpa visual, suara mampu membawa jiwa menuju ke berbagai pemaknaan imajinatif. Dan masing-masing orang akan menggambarkan berbeda-beda akan imajinasinya terhadap suara itu. Maka Ki Hadjar Dewantara memasukkan unsur suara/musik/lagu/tembang sebagai unsur penting dalam metode Sariswara. Sebuah metode mendidik jiwa/karakter seorang anak. Sedangkan cerita/dongeng dikatakan beliau sebagai alat untuk menuntun gerak jiwa. Anak tak perlu hapal, cukup tahu jalan ceritanya dan makna keseharian yang terkandung di dalamnya.
Suara dalam teori anthroposophie nya Rudolf Steiner, diyakini tidak masuk ke intelektual dulu, namun langsung ke hati. Maka suara memiliki peran penting dalam mendidik hati. Tanpa visual, suara mampu membawa jiwa menuju ke berbagai pemaknaan imajinatif. Dan masing-masing orang akan menggambarkan berbeda-beda akan imajinasinya terhadap suara itu. Maka Ki Hadjar Dewantara memasukkan unsur suara/musik/lagu/tembang sebagai unsur penting dalam metode Sariswara. Sebuah metode mendidik jiwa/karakter seorang anak. Sedangkan cerita/dongeng dikatakan beliau sebagai alat untuk menuntun gerak jiwa. Anak tak perlu hapal, cukup tahu jalan ceritanya dan makna keseharian yang terkandung di dalamnya.