Radio Rodja 756 AM

Ilmu Menghantarkan Pada Keyakinan


Listen Later

Ilmu Menghantarkan Pada Keyakinan adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Keutamaan dan Kemuliaan Ilmu. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah TaslimM.A. pada Kamis, 29 Rajab 1443 H / 3 Maret 2022 M.
Kajian sebelumnya: Ilmu Menyampaikan Kepada Keindahan Islam dan Kemanisan Iman

Ceramah Agama Islam Tentang Ilmu Menghantarkan Pada Keyakinan
Ilmu apabila semakin kita dalami, maka akan semakin membawa kita kepada tingkat keyakinan. Sehingga orang-orang yang mendalam ilmunya akan menyaksikan janji Allah Subhanahu wa Ta’ala tentang kemuliaan/kenikmatan yang Allah siapkan bagi hamba-hambaNya yang bertakwa. Dia menyaksikannya dari balik hijab dunia yang jika hijab ini hilang maka dia yakin akan bisa menyaksikan kemuliaan tersebut langsung dengan mata kepalanya.
Tingkatan ini adalah awal dari tingkatan-tingkatan keyakinan. Yaitu tingkatan dia mengetahui dan meyakini sesuatu. Di dalam Al-Qur’an Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan ‘yakin’ itu dengan beberapa nama yang menunjukkan tingkatannya. Ada yang namanya ilmul yaqin, ‘ainul yaqin, ada haqqul yaqin.
Ilmul yaqin adalah yang dirasakan oleh orang-orang berilmu dengan hijab dunia mereka bisa melihat dengan keyakinan pada mata hatinya kenikmatan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala sediakan bagi orang-orang yang beriman.
Kedudukan ini adalah awal dari tingkat-tingkatan yakin. Yaitu tersingkapnya sesuatu pada hati manusia. Sesuatu yang dikabarkan bisa dilihat oleh hati manusia.
‘Ainul yaqin adalah tingkatan yang lebih tinggi lagi. Seolah-olah dia bisa melihat dengan matanya.
Haqqul yaqin adalah tingkatan yang paling tinggi. Sesungguhnya ini adalah sesuatu yang sebenar-benarnya keyakinan. Yaitu merasakan langsung sesuatu itu dengan sempurna.
Semakin tinggi seseorang mencapai tingkatan ini berarti dia semakin kuat keyakinannya, maka semakin yakin dia dengan janji-janji yang Allah Subhanahu wa Ta’ala janjikan dalam ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits yang shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Semua ini adalah buah dari ilmu yang bermanfaat ketika telah merasuk ke dalam hati manusia, tentu dengan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Contoh-contoh tingkatan yakin
Contoh ilmul yaqin. Misalnya seseorang memberitakan kepada kita bahwa ada pantai yang airnya jernih, sejuk dan benar-benar menyenangkan kalau kita berenang di sana. Ini adalah berita yang bisa diyakini karena orang yang menyampaikannya terpercaya dan pernah merasakan langsung.
Contoh ‘ainul yaqin. Yaitu seperti orang yang menyaksikan langsung air tersebut. Misalnya suatu saat kita berkesempatan lewat di pantai itu. Dan kita menyaksikan memang jernih dan indah.
Contoh haqqul yaqin. Yaitu seperti orang yang minum darinya, sehingga dia langsung merasakannya.
Ketiganya adalah yakin. Tapi keyakinan yang pertama tentu dibawah keyakinan yang kedua, apalagi yang ketiga.
Subhanallah.. Kalau mencapai tingkatan ini, benar-benar seseorang ketika hidup di dunia akan menganggap dunia tidak ada arti baginya. Hal ini karena dia telah meyakini bagaimana nikmatnya surga seolah-olah dia menyaksikan/merasakannya langsung.
Maka wajar mereka-mereka ini menjadi orang-orang yang selalu bersemangat berlomba-lomba dalam mengerjakan kebaikan, selalu berusaha untuk mengisi waktunya hanya dengan hal-hal yang mendukung kei...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings