
Sign up to save your podcasts
Or


Pengetahuan kesehatan
Pengetahuan penanggulangan pencegahan penyakit yang sering dijumpai, akan membantu Anda terhindar dari penyakit, pemeliharaan kesehatan yang baik akan membuat hidup Anda di Taiwan berlangsung lancar. Hubungi hotline konsultasi pencegahan epidemi Biro Pengendalian Penyakit 1922 atau hotline pencegahan epidemi 0800-00192
1.Mengenai flu H1N1 dan flu baru golongan
(1) Gejala penularan: Gejala influenza dan flu baru golongan A (seperti: flu H5N1 atau flu H7N9 dll) gejalanya seperti demam (suhu badan di atas 38°C), sakit tenggorokan, batuk, badan pegal dan sakit semua, sakit kepala, seluruh badan lemas tidak bertenaga, pada sebagian penderita ada gejala muntah, mencret dan sakit perut. Pasien setelah sakit selama beberapa hari timbul gejala susah bernafas.
(2) Cara pencegahan dan penanggulangan:
1. Perhatikan kebersihan dan kesehatan pribadi:
a. Rajin mencuci tangan, membiasakan hidup bersih.
b. Jangan kontak tangan langsung dengan selaput mata, hidung, dan mulut, karena kuman penyakit mudah tersebar melalui saluran ini.
2. Perhatikan kebersihan saluran pernafasan dan kesopanan ketika batuk:
a. Apabila ada gejala gangguan pernafasan segera memakai masker, kalau masker terkena cairan mulut atau hidung, segera ganti yang baru.
b. Ketika batuk dan bersin tutup hidung dan mulut dengan tissue atau sapu tangan. Setelah itu tissue segera dibuang
c. Segera cuci tangan jika tangan menyentuh cairan dari saluran pernafasan. Saat terjadi kekurangan air atau keterbatasan penggunaan air, gunakan lotion cairan cuci tangan.
d. Jika terdapat gejala gangguan pernafasan, ketika berbicara dengan orang lain jaga jarak di atas 2 meter.
3. Ketika sakit, sebaiknya istirahat di rumah, usahakan jangan keluar rumah. Apabila gejala tidak membaik segera periksa dokter.
4. Jauhkan diri dari sumber penyakit:
a. Usahakan untuk menjaga jarak dengan pasien. Jika karena alasan pekerjaan perlu mendekati pasien, maka harus memakai masker dan perhatikan kebiasaan bersih serta kesehatan diri anda sendiri.
b. Usahakan untuk menghindari tempat pemotongan unggas, peternakan burung dan pasar burung tanpa pengamanan yang tepat.
5. Hal yang harus diketahui saat masuk dan meninggalkan Taiwan.
a. Sebelum pulang, harap ikuti berita terbaru dan mematuhi saran departemen kesehatan setempat.
b. Saat pulang, hindari kontak unggas serta kotorannya, jika ada kejadian seperti itu, jangan menyentuh unggas atau kotorannya, kalau tidak sengaja tersentuh segera cuci tangan dengan sabun.
c. Jika demam sewaktu kembali ke Taiwan, atau terdapat gejala lain dalam pernapasan, dapat meminta pemeriksaan dari petugas di airport, jika tidak enak badan sewaktu kembali ke tempat pekerjaan, segera kenakan masker dan lakukan pemeriksaan ke dokter, dan jelaskan kepada dokter keadaan pada waktu bepergian, di saat yang bersamaan perhatikan sopan santun pada waktu batuk, dan kurangi berada ke tempat umum.
2. Mengenai demam berdarah
(1)Cara penularan: Melalui gigitan nyamuk (nyamuk demam berdarah).
(2)Gejala penularan: tiba-tiba demam (suhu badan di atas 38°C), sakit kepala, mata terasa sakit, otot dan persendian sakit dan muncul bintik-bintik di kulit dan lain-lain.
(3)Cara pencegahan dan penanggulangan:
1. Membersihkan sumber penyakit secara berkala, membersihkan genangan air di sekitar rumah.
2. Menghindari gigitan nyamuk demam berdarah, memasang kasa nyamuk pada jendela dan pintu.
3. Jika berada di kawasan rentan demam berdarah, kenakan baju berlengan panjang dan celana panjang berwarna terang, bagian kulit yang terbuka dioles (disemprot) lotion obat anti nyamuk yang disetujui oleh departemen kesehatan
4.Kalau ada gejala demam berdarah, secepatnya berobat ke dokter, jika berobat dalam keadaan demam beritahukan dokter mengenai riwayat perjalanan dan berhubungan dengan siapa saja selama ini.
3. Penyakit tipus
1.Cara penyebaran: penyakit ini diperantarai makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh kotoran atau urine dari orang yang menderita tipus. masa inkubasi umumnya berkisar antara 3-60 hari (umunya 8-14 hari).
2.Gejala: demam naik terus, sakit kepala, badan terasa tidak enak, tidak ada nafsu makan, sakit perut, susah buang air besar atau mencret, detak jantung melemah, limpa membengkak, muncul bintik-bintik merah di badan ; gejalanya hampir mirip dengan gejala flu biasa atau flu yang tidak menentu.
3.Cara pencegahan dan penanggulangan:
(1) Sebelum makan, sesudah buang air besar, menjaga orang sakit, mengganti popok bayi atau orang tua, atau membereskan kotoran dan setelah masuk wc, harus mencuci bersih kedua tangan dengan sabun atau cairan pencuci tangan secara tuntas.
(2) Mesin air harus dibersihkan secara anti kuman atau dengan cara dimasak, makanan (apalagi bahan dari golongan asal air) harus dimasak sampai matang, hindari makan dalam kondisi mentah.
(3) Jika terdapat gejala seperti demam, sakit perut, mencret dan tidak enak badan lainnya, segera beritahukan majikan atau agensi Anda agar membawa Anda berobat ke dokter dan untuk sementara waktu berhenti menyiapkan makanan, menjaga orang tua atau anak kecil.
By Yunus Hendry, Tony Thamsir, Amina Tjandra, Farini Anwar, Aditya Nugraha, RtiPengetahuan kesehatan
Pengetahuan penanggulangan pencegahan penyakit yang sering dijumpai, akan membantu Anda terhindar dari penyakit, pemeliharaan kesehatan yang baik akan membuat hidup Anda di Taiwan berlangsung lancar. Hubungi hotline konsultasi pencegahan epidemi Biro Pengendalian Penyakit 1922 atau hotline pencegahan epidemi 0800-00192
1.Mengenai flu H1N1 dan flu baru golongan
(1) Gejala penularan: Gejala influenza dan flu baru golongan A (seperti: flu H5N1 atau flu H7N9 dll) gejalanya seperti demam (suhu badan di atas 38°C), sakit tenggorokan, batuk, badan pegal dan sakit semua, sakit kepala, seluruh badan lemas tidak bertenaga, pada sebagian penderita ada gejala muntah, mencret dan sakit perut. Pasien setelah sakit selama beberapa hari timbul gejala susah bernafas.
(2) Cara pencegahan dan penanggulangan:
1. Perhatikan kebersihan dan kesehatan pribadi:
a. Rajin mencuci tangan, membiasakan hidup bersih.
b. Jangan kontak tangan langsung dengan selaput mata, hidung, dan mulut, karena kuman penyakit mudah tersebar melalui saluran ini.
2. Perhatikan kebersihan saluran pernafasan dan kesopanan ketika batuk:
a. Apabila ada gejala gangguan pernafasan segera memakai masker, kalau masker terkena cairan mulut atau hidung, segera ganti yang baru.
b. Ketika batuk dan bersin tutup hidung dan mulut dengan tissue atau sapu tangan. Setelah itu tissue segera dibuang
c. Segera cuci tangan jika tangan menyentuh cairan dari saluran pernafasan. Saat terjadi kekurangan air atau keterbatasan penggunaan air, gunakan lotion cairan cuci tangan.
d. Jika terdapat gejala gangguan pernafasan, ketika berbicara dengan orang lain jaga jarak di atas 2 meter.
3. Ketika sakit, sebaiknya istirahat di rumah, usahakan jangan keluar rumah. Apabila gejala tidak membaik segera periksa dokter.
4. Jauhkan diri dari sumber penyakit:
a. Usahakan untuk menjaga jarak dengan pasien. Jika karena alasan pekerjaan perlu mendekati pasien, maka harus memakai masker dan perhatikan kebiasaan bersih serta kesehatan diri anda sendiri.
b. Usahakan untuk menghindari tempat pemotongan unggas, peternakan burung dan pasar burung tanpa pengamanan yang tepat.
5. Hal yang harus diketahui saat masuk dan meninggalkan Taiwan.
a. Sebelum pulang, harap ikuti berita terbaru dan mematuhi saran departemen kesehatan setempat.
b. Saat pulang, hindari kontak unggas serta kotorannya, jika ada kejadian seperti itu, jangan menyentuh unggas atau kotorannya, kalau tidak sengaja tersentuh segera cuci tangan dengan sabun.
c. Jika demam sewaktu kembali ke Taiwan, atau terdapat gejala lain dalam pernapasan, dapat meminta pemeriksaan dari petugas di airport, jika tidak enak badan sewaktu kembali ke tempat pekerjaan, segera kenakan masker dan lakukan pemeriksaan ke dokter, dan jelaskan kepada dokter keadaan pada waktu bepergian, di saat yang bersamaan perhatikan sopan santun pada waktu batuk, dan kurangi berada ke tempat umum.
2. Mengenai demam berdarah
(1)Cara penularan: Melalui gigitan nyamuk (nyamuk demam berdarah).
(2)Gejala penularan: tiba-tiba demam (suhu badan di atas 38°C), sakit kepala, mata terasa sakit, otot dan persendian sakit dan muncul bintik-bintik di kulit dan lain-lain.
(3)Cara pencegahan dan penanggulangan:
1. Membersihkan sumber penyakit secara berkala, membersihkan genangan air di sekitar rumah.
2. Menghindari gigitan nyamuk demam berdarah, memasang kasa nyamuk pada jendela dan pintu.
3. Jika berada di kawasan rentan demam berdarah, kenakan baju berlengan panjang dan celana panjang berwarna terang, bagian kulit yang terbuka dioles (disemprot) lotion obat anti nyamuk yang disetujui oleh departemen kesehatan
4.Kalau ada gejala demam berdarah, secepatnya berobat ke dokter, jika berobat dalam keadaan demam beritahukan dokter mengenai riwayat perjalanan dan berhubungan dengan siapa saja selama ini.
3. Penyakit tipus
1.Cara penyebaran: penyakit ini diperantarai makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh kotoran atau urine dari orang yang menderita tipus. masa inkubasi umumnya berkisar antara 3-60 hari (umunya 8-14 hari).
2.Gejala: demam naik terus, sakit kepala, badan terasa tidak enak, tidak ada nafsu makan, sakit perut, susah buang air besar atau mencret, detak jantung melemah, limpa membengkak, muncul bintik-bintik merah di badan ; gejalanya hampir mirip dengan gejala flu biasa atau flu yang tidak menentu.
3.Cara pencegahan dan penanggulangan:
(1) Sebelum makan, sesudah buang air besar, menjaga orang sakit, mengganti popok bayi atau orang tua, atau membereskan kotoran dan setelah masuk wc, harus mencuci bersih kedua tangan dengan sabun atau cairan pencuci tangan secara tuntas.
(2) Mesin air harus dibersihkan secara anti kuman atau dengan cara dimasak, makanan (apalagi bahan dari golongan asal air) harus dimasak sampai matang, hindari makan dalam kondisi mentah.
(3) Jika terdapat gejala seperti demam, sakit perut, mencret dan tidak enak badan lainnya, segera beritahukan majikan atau agensi Anda agar membawa Anda berobat ke dokter dan untuk sementara waktu berhenti menyiapkan makanan, menjaga orang tua atau anak kecil.