JANGAN MENYEBARKAN HOAKS
Keluaran 23:1 (TB) "Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar.
CEV: Don’t spread harmful rumors or help a criminal by giving false evidence.
Sejak berabad-abad yang lalu berita bohong sudah sering dikapitalisasi untuk suatu kepentingan dan maksud jahat. Itulah sebabnya Tuhan melalui Musa melarang bangsa Israel menyebarkan kabar bohong atau harmful rumors yang sekarang kita kenal dengan istilah hoaks. Hoaks adalah suatu berita palsu yang sengaja dibuat dan disebarluaskan untuk menimbulkan ketakutan atau kehebohan. Bahkan berita hoaks yang dibuat justru bertujuan untuk menipu publik. Dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi hoaks bisa beredar dengan sangat cepat dan massive yang akan memberikan dampak sangat buruk bagi masyarakat. Hoaks yang dikapitalisasi bisa sangat berbahaya bahkan bisa menghancurkan kesatuan dan persatuan bangsa.
Tuhan Yesus dengan tegas mengatakan jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. (Matius 5:37). Siapakah yang dimaksud dengan si jahat itu? Sebutan si jahat menunjuk kepada Setan atau Iblis. Dialah rajanya hoaks yang dulu memperdaya Adam dan Hawa sehingga menyebabkan mereka jatuh dalam dosa.
Orang percaya yang benar tidak akan pernah memproduksi hoaks apalagi mengkapilisasikan dan menyebarluaskannya untuk kepentingan pribadi atau golongan karena ia tahu bahwa ia akan berhadapan dengan Allah. (CS)