Buku kumpulan cerpen Danarto yang berjudul "Ikan-Ikan dari Laut Merah" menjadi pilihan fovorite saya kali ini. mengapa tidak? Karya Danarto yang terbilang sebagai karya religius dan sufistik di setiap gumpalan teks-teknya, mampu menghantar kita pikiran dan batin melesat jauh ke semesta asketisme. Bebas dan tanpa sekat. Boleh jadi, pembaca karya yang berulang saya baca, tak mengalami kebosanan, di balik kalimat cerita-cerita terdapat langgam nilai yang tak mampu dijabarkan secara kolektif. begitulah batin dan pikiran semestinya, tanpa perlu ada paksaan untuk dipersamakan.