Kataku, "jendela-jendela itu tidak akan memeluk mimpi burukmu, mengusap air mata, dan menemani sore sepi mu di bawah pohon dan guguran daun. Tapi aku iya, dan orang-orang yang belum menjendela."
Kataku, "jendela-jendela itu tidak akan memeluk mimpi burukmu, mengusap air mata, dan menemani sore sepi mu di bawah pohon dan guguran daun. Tapi aku iya, dan orang-orang yang belum menjendela."