Kampus

Kampus


Listen Later

(Taiwan, ROC) --- Larangan bari pelajar asing untuk memasuki Taiwan mulai diperlonggar. Pada tanggal 22 Juli 2020, Kementerian Pendidikan (MOE) mengumumkan jika pihaknya mempersilakan pelajar asing yang akan lulus tahun ini untuk mulai memasuki Taiwan, hal ini juga termasuk mahasiswa asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Namun demikian, mereka (pelajar asing) harus menjalani prosedur karantina selama 14 hari.

Di tengah kecamuk pandemi virus korona, otoritas Taiwan mengumumkan untuk menutup gerbang perbatasannya bagi seluruh warga asing. Sebelumnya pada tanggal 17 Juni 2020 silam, Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) untuk pertama kalinya mengizinkan kaum pelajar dari 19 negara yang dianggap memiliki risiko penularan rendah, untuk bertandang ke Taiwan.

Pada tanggal 22 Juli 2020 pekan lalu, CECC kembali mengumumkan pihaknya membuka pintu perbatasan Taiwan bagi mahasiswa asing dari seluruh negara yang akan lulus tahun ini, untuk datang ke Taiwan.

Pimpinan Kantor Administrasi yang berada di bawah naungan MOE, Liu Meng-chi (劉孟奇) hadir dalam konferensi pers yang digelar CECC pada Rabu siang. Ia menyampaikan, pihaknya telah mencanangkan kebijakan, guna mengizinkan para mahasiswa asing yang dijadwalkan akan lulus tahun ini, untuk masuk ke Taiwan. Mekanisme yang diterapkan akan serupa dengan ketetapan yang pernah diberlakukan sebelumnya.

Pihak sekolah juga wajib memastikan jika mahasiswa asing mereka memiliki dan menjalankan prosedur karantina di pusat isolasi selama 14 hari.

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

KampusBy Aditya Nugraha, Rti