Kampus

Kampus


Listen Later

(Taiwan, ROC) --- Situasi pengendalian epidemi di Taiwan disinyalir merupakan yang terbaik di dunia. Kementerian Pendidikan (MOE) juga telah merilis surat resmi kepada setiap instansi pendidikan di Taiwan, dan mengizinkan mereka untuk menggelar upacara kelulusan dalam skala besar. Namun demikian, izin tersebut diberikan bagi instansi pendidikan yang sebelumnya telah menerapkan prosedur penanggulangan epidemi dengan baik.

Di tengah melambatnya situasi penularan di dalam negeri, membuat beberapa SD dan SMP di Taiwan mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar mereka. Institusi pendidikan di kawasan Kota Taipei, Kabupaten Hsinchu dan Kota Taichung juga memutuskan untuk menggelar kembali  upacara kelulusan layaknya tahun-tahun sebelumnya.

Sebelumnya, MOE juga telah mengumumkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mempromosikan program "Kampanye Kehidupan Baru Di Masa Pengendalian Epidemi". Dengan adanya program ini, seluruh instansi pendidikan dapat menggelar kegiatan berskala besar dengan jumlah peserta yang tidak terbatas.

MOE juga menegaskan kepada seluruh pihak sekolah untuk benar-benar menjalankan prosedur "Kampanye Kehidupan Baru Di Masa Pengendalian Epidemi". Jika benar-benar dibutuhkan, MOE juga mendukung seluruh sekolah untuk menerapkan pola tempat duduk secara terpisah atau memasang partisi di antara tempat duduk para siswa. Hingga hari ini, prosedur social distancing yang masih berlaku di Taiwan, adalah menjaga jarak di dalam ruangan sebanyak 1,5 meter dan luar ruangan sebanyak 1 meter. Jika pihak sekolah tidak dapat menerapkan ketentuan social distancing, maka mereka wajib meminta para guru dan murid untuk mengenakan masker mulut. Di samping itu, instansi pendidikan di Taiwan juga wajib mengukur suhu tubuh dan menyediakan cairan pencuci tangan di sudut-sudut yang kerap kali dilalui banyak orang.

Berbagai kebijakan pengendalian epidemi sedikit banyak telah mempengaruhi pihak universitas untuk menggelar kegiatan-kegiatan penting, salah satunya adalah upacara kelulusan. National Cheng Chi University (NNCU) sebelumnya pernah menyampaikan, jika upacara kelulusan tahun 2020 akan digelar secara terbatas. Bagi mereka yang tidak memiliki surat undangan, maka dilarang untuk mengikuti prosesi kelulusan. Awalnya pihak NCCU berencana hanya mengundang perwakilan dari setiap fakultas untuk menerima sertifikat kelulusan. Namun demikian, NCCU kembali merevisi kebijakan tersebut, yakni dengan mempersilakan setiap siswa untuk mengundang 4 kerabat guna menghadiri seremoni kelulusan. Mereka diizinkan menghadiri upacara kelulusan di hari-hari yang telah ditentukan sebelumnya; yakni 6 Juni hingga 7 Juni dan 13 Juni hingga 14 Juni. Jumlah peserta yang mengikuti upacara kelulusan ini terbatas 1.000 orang per harinya dan mereka wajib mengisi formulir pendaftaran via on-line terlebih dahulu.

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

KampusBy Aditya Nugraha, Rti