
Sign up to save your podcasts
Or


(Taiwan, ROC) --- Guna memperkuat mekanisme perlindungan terhadap dampak epidemi COVID-19, Taipei MRT Corp menyampaikan akan memasang sistem pendeteksi termal inframerah di depan pintu masuk MRT Taipei Main Station Blue Line. Jika suhu penumpang terdeteksi melebihi 37,5C, maka penumpang tersebut akan diminta untuk menuju ke ruang tunggu untuk dilangsungkan tahap pemeriksaan berikutnya. Jika dalam 2 kali proses pemeriksaan, dan suhu penumpang masih berada di atas 37,5C, maka akan segera dirujuk menuju rumah sakit.
Pihak Taipei MRT menambahkan, Center for Disease Control Taiwan (CDC) telah menetapkan standar suhu panas yang menjadi ketetapan di tengah masyarakat, yakni 38C. Jika terdapat warga dengan suhu tubuh yang melebihi 38C, maka akan segera di rujuk ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan bagi warga yang memiliki suhu tubuh di bawah 38C, akan disarankan untuk senantiasa mengenakan masker mulut saat berada di dalam gerbong MRT.
Tiga kawasan terbuka yang kerap kali dijadikan sebagai area berkumpul bagi muda-mudi sembari berlatih menari, juga akan ditutup sementara. Di antaranya adalah area latihan menari di Taipei Main Station, Stasiun Banqiao dan Ximen. Di samping itu, area pergelaran bazar dan pameran makanan di Zhongshan, juga akan ditangguhkan untuk sementara waktu. Terkait kapan akan dibuka kembali, MRT Taipei tidak memberikan kepastian.
MRT Taipei pun terus meningkatkan jadwal pembersihan dan penyemprotan desinfektan di gerbong-gerbong kereta. Selain itu, proses yang sama juga diberlakukan di beberapa area umum, meliputi gondola Maokong, Taipei Arena dan Taipei Children’s Amusement Park. MRT Taipei juga telah menempatkan peringatan pencegahan-pencegahan epidemi di papan-papan iklan yang tersebar di stasiun-stasiun lainnya. Diimbau kepada warga luas untuk senantiasa mencuci tangan dan mengenakan masker mulut jika kondisi fisik tengah lemah.
By Aditya Nugraha, Rti(Taiwan, ROC) --- Guna memperkuat mekanisme perlindungan terhadap dampak epidemi COVID-19, Taipei MRT Corp menyampaikan akan memasang sistem pendeteksi termal inframerah di depan pintu masuk MRT Taipei Main Station Blue Line. Jika suhu penumpang terdeteksi melebihi 37,5C, maka penumpang tersebut akan diminta untuk menuju ke ruang tunggu untuk dilangsungkan tahap pemeriksaan berikutnya. Jika dalam 2 kali proses pemeriksaan, dan suhu penumpang masih berada di atas 37,5C, maka akan segera dirujuk menuju rumah sakit.
Pihak Taipei MRT menambahkan, Center for Disease Control Taiwan (CDC) telah menetapkan standar suhu panas yang menjadi ketetapan di tengah masyarakat, yakni 38C. Jika terdapat warga dengan suhu tubuh yang melebihi 38C, maka akan segera di rujuk ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan bagi warga yang memiliki suhu tubuh di bawah 38C, akan disarankan untuk senantiasa mengenakan masker mulut saat berada di dalam gerbong MRT.
Tiga kawasan terbuka yang kerap kali dijadikan sebagai area berkumpul bagi muda-mudi sembari berlatih menari, juga akan ditutup sementara. Di antaranya adalah area latihan menari di Taipei Main Station, Stasiun Banqiao dan Ximen. Di samping itu, area pergelaran bazar dan pameran makanan di Zhongshan, juga akan ditangguhkan untuk sementara waktu. Terkait kapan akan dibuka kembali, MRT Taipei tidak memberikan kepastian.
MRT Taipei pun terus meningkatkan jadwal pembersihan dan penyemprotan desinfektan di gerbong-gerbong kereta. Selain itu, proses yang sama juga diberlakukan di beberapa area umum, meliputi gondola Maokong, Taipei Arena dan Taipei Children’s Amusement Park. MRT Taipei juga telah menempatkan peringatan pencegahan-pencegahan epidemi di papan-papan iklan yang tersebar di stasiun-stasiun lainnya. Diimbau kepada warga luas untuk senantiasa mencuci tangan dan mengenakan masker mulut jika kondisi fisik tengah lemah.