Keluarga Epiphaneia

Keluarga Epiphaneia

Download on the App Store

Keluarga Epiphaneia episodes

  • Berjuang dalam Kebenaran

    Seorang ayah tidak memiliki anak laki-laki di tengah budaya patrilineal. Dunia menganggapnya tidak diberkati. Bahkan anak-anak perempuannya belum menikah sampai hari matinya. Namun dia tidak gagal, karena dia berhasil membesarkan anak-anak perempuan yang mau berjuang, bukan demi diri mereka sendiri, namun demi keluarga dan bangsanya. Orang benar tidak hidup untuk diri mereka sendiri, namun dalam persekutuan dengan Tuhan, pekerjaan mereka akan berbuah dan menjadi berkat bagi banyak orang.

    Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 1 November 2026.

    Kirim pesan

    37 min
  • Menghargai Penebusan Sempurna

    Dalam hakekat-Nya yang Mahakasih, Tuhan tidak menyayangkan hukuman fatal terhadap mereka yang dengan sengaja menyebabkan hilangnya nyawa sesamanya. Dalam kekudusan-Nya pun, Dia menyatakan kasih dan pengampunan bagi mereka yang tidak sengaja berbuat dosa. Seperti kita yang telah menerima pengampunan Tuhan, apakah kita mau tetap hidup dalam Kota Perlindungan yang diberikan-Nya?

    Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 11 Oktober 2026.

    Kirim pesan

    37 min
  • Tetap Setia dalam Keselamatan

    Dalam kasih-Nya, Tuhan memberikan pengampunan bahkan perlindungan bagi mereka yang sudah dengan sekuat tenaga berlari dari dosa yang tidak disengaja dan masuk dalam Kota Perlindungan. Namun dalam perlindungan itu ternyata masih ada yang tidak ingat akan pengampunan dosa dan mau lari menuju kepada kebebasannya sendiri, tidak mengingat bahwa perbuatannya telah mengakibatkan celaka. Bagaimana dengan kita yang sudah mendapatkan pengampunan bahkan perlindungan dari Tuhan? Adakah kita tetap diam dalam perlindungan-Nya atau kita mau keluar dan hidup sesuka kita lagi?

    Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 4 Oktober 2026.

    Kirim pesan

    38 min
  • Hidup dalam Penjara Kota Perlindungan

    Hanya yang melakukan dosa yang tidak sengaja yang beroleh diam dalam kota perlindungan. Tempat di mana si tersangka harus dengan sekuat tenaga berlari menyerahkan diri sebelum penuntut darah dapat mengejar dan mendapatkannya untuk menuntut kematiannya dari kematian seseorang yang tidak disengaja. Tuhan memberikan hukum yang adil supaya setiap umat-Nya dapat bertanggungjawab dan berjaga-jaga dalam perbuatan mereka setiap waktu. Gambaran penebusan dan pembebasan hutang dosa pun diberikan Tuhan dalam hukum-hukum-Nya yang sempurna ini. Apakah gambaran itu, dan bagaimana hukum dosa yang tidak disengaja ini menggambarkan karya penebusan dan pembebasan?

    Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 27 September 2026.

    Kirim pesan

    31 min
  • Hukum yang Adil dari Sang Hakim

    Alkitab menuliskan bahwa hukum-hukum Tuhan adalah adil. Namun tidak jarang kita merasa Tuhan terlalu kejam dan kita melakukan hukum sesuai kehendak kita. Padahal Dialah Pencipta dan Pemilik hukum. Semua orang dibela-Nya, namun yang bersalah tetap dinyatakan-Nya bersalah. Bagaimana kita melakukan hukum dan ketetapan-Nya sembari menanti kedatangan Sang Hakim?

    Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 13 September 2026.

    Kirim pesan

    40 min
  • Berlindung pada Hakim Yang Adil

    Sudah beberapa minggu kita belajar bagaimana Tuhan menetapkan kota-kota perlindungan, bahkan sebelum Bangsa Israel masuk ke tanah perjanjian. Tuhan Yang tetap dan tidak berubah dapat kita lihat kembali dari perintah-Nya kemudian setelah bangsa itu masuk di bawah kepemimpinan Yosua; firman yang sama Dia nyatakan. Bagaimana kita dapat melihat keadilan Tuhan melalui ketetapan-Nya tentang kota-kota perlindungan ini dan gambaran apa yang dapat kita lihat tentang perlindungan-Nya yang tidak berubah?

    Ibu Ev. Sri Umiyati dalam Ibadah Epiphaneia, 6 September 2026.

    Kirim pesan

    38 min
  • Perlindungan yang Sempurna

    Tuhan memerintahkan kepada Bangsa Israel untuk menyiapkan kota-kota perlindungan, sehingga mereka yang membunuh sesamanya dengan tidak sengaja dapat berlindung. Namun dalam sejarahnya, Israel tidak peduli dengan perintah Tuhan, bahkan seorang tokoh bangsa Israel membunuh seorang tokoh kerajaan dengan sengaja di dekat salah satu kota perlindungan. Tidak lagi kita banyak mendengar tentang kota perlindungan, namun Tuhan Yesus datang dan menyatakan diri-Nya sebagai Pelindung yang sempurna. Dapatkah kita berlindung pada-Nya?

    Ibu Ev. Sri Umiyati P. dalam Ibadah Epiphaneia, 30 Agustus 2026.

    Kirim pesan

    42 min

About Keluarga Epiphaneia

From the publisher's feed

Keluarga Epiphaneia adalah persekutuan pelajaran Alkitab pemuridan yang menyediakan materi PA yang berkesinambungan dan terpimpin. Dimulai sejak tahun 1990 dan sebelumnya dikenal dengan nama…