
Sign up to save your podcasts
Or


Abraham bukan manusia yang sempurna. Ia bukan tanpa takut, ia bukan tanpa ragu. Namun, ada satu hal yang membuat hidupnya berbeda: ia memilih percaya, bahkan ketika tidak ada yang bisa dilihat. Tuhan memanggilnya keluar dari tanah yang ia kenal, keluar dari kenyamanan, keluar dari kepastian. "Pergilah." Dan yang menakjubkan, Abraham pergi. Bukan karena ia mengerti semuanya, tetapi karena ia percaya kepada pribadi yang memanggilnya. Di situlah letak kelebihannya: iman yang melangkah, bukan sekadar iman yang berpikir.
By Breath & BreadAbraham bukan manusia yang sempurna. Ia bukan tanpa takut, ia bukan tanpa ragu. Namun, ada satu hal yang membuat hidupnya berbeda: ia memilih percaya, bahkan ketika tidak ada yang bisa dilihat. Tuhan memanggilnya keluar dari tanah yang ia kenal, keluar dari kenyamanan, keluar dari kepastian. "Pergilah." Dan yang menakjubkan, Abraham pergi. Bukan karena ia mengerti semuanya, tetapi karena ia percaya kepada pribadi yang memanggilnya. Di situlah letak kelebihannya: iman yang melangkah, bukan sekadar iman yang berpikir.