Radio Rodja 756 AM

Keutamaan Menyegerakan Berbuka


Listen Later

Keutamaan Menyegerakan Berbuka adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan kitab Riyadhus Shalihin Min Kalam Sayyid Al-Mursalin. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Mubarak Bamualim, Lc., M.H.I. pada Selasa, 12 Dzulhijjah 1443 H / 12 Juli 2022 M.
Kajian sebelumnya: Hukum Berpuasa Sehari Sebelum Masuknya Bulan Ramadhan
Keutamaan Menyegerakan Berbuka
Kita sampai pada باب فضل تعجيل الفطر وما يفطر عليه وما يقوله بعد الإفطار (Bab tentang keutamaan untuk mempercepat berbuka tatkala sudah jelas masuk waktu magrib dan apa yang diucapkan ketika berbuka puasa). Ini semua bagian dari adab-adab yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika seorang menjalankan puasa.
عَنْ سَهْلِ بنِ سَعْدٍ، أَنَّ رسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: لاَ يَزالُ النَّاسُ بخَيْرٍ مَا عَجلوا الفِطْرَ متفقٌ عَلَيْهِ.
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘Anhu, beliau berkata bahwasannya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Umat ini akan senantiasa tetap berada di dalam kebaikan selama mereka mempercepat berbuka (apabila telah masuk waktunya).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ini adalah salah satu di antara adab-adab dan sunnah-sunnah di dalam berpuasa. Yaitu kita dianjurkan untuk benar-benar berbuka tepat pada waktu telah masuknya waktu maghrib.
Ini adalah satu bentuk kasih sayang Allah Ta’ala dan RasulNya kepada umat ini. Begitu sudah masuk waktu, langsung berbuka, tidak menunggu-nunggu. Karena ada kelompok sesat yang mereka kalau berbuka menunggu sampai munculnya bintang-bintang. Ahlus Sunnah wal Jama’ah tidaklah demikian. Mereka mengikuti bimbingan dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Di dalam hal ini kita melihat bahwa mereka para Sahabat dahulu Radhiyallahu ‘Anhum dan para Salafush Shalih betul-betul menjalankan sunnah-sunnah Nabi dengan sebaik-baiknya. Dan mereka tidak akan menyimpang dari sunnah Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam apabila mengerjakan.
Jadi kalau umat ini betul-betul mengerjakan tuntunan dan ajaran Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, maka mereka tidak akan tersesat.
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘Anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
لا تَزالُ أُمَّتي على سُنَّتي مالم تَنتظِرْ بفِطْرِها النُّجومَ
“Umatku ini akan senantiasa berada pada tuntunanku selama mereka tatkala berbuka puasa tidak menunggu sampai munculnya bintang-bintang.” (HR. Ibnu Hibban, Ibnu Khuzaiman, Al-Hakim)
Ini berarti bahwa berbuka tepat pada waktunya adalah sunnah Nabi ‘Alaihish Shalatu was Salam.
Hadits berikutnya:
وعن أَبي عَطِيَّةَ قَالَ: دخَلتُ أَنَا ومسْرُوقٌ عَلَى عائشَةَ رَضِيَ اللَّه عَنْهَا فقَالَ لهَا مَسْرُوقٌ: رَجُلانِ منْ أَصْحَابِ مُحَمَّدٍ ﷺ كلاَهُمَا لا يَأْلُو عَنِ الخَيْرِ: أَحَدُهُمَا يُعَجِّلُ المغْربَ والإِفْطَارَ، والآخَرُ يُؤَخِّرُ المغْرِبَ والإِفْطَارَ؟ فَقَالَتْ: مَنْ يُعَجِّلُ المَغْربَ وَالإِفْطَارَ؟ قالَ: عَبْدُاللَّه يعني ابنَ مَسْعودٍ، فَقَالَتْ: هكَذَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يصْنَعُ. رواه مسلم.
Dari Abu ‘Athiyah, dia berkata: “Aku dan Masruq pernah kami masuk menemui Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, maka Masruq berkata kepadanya: ‘Ada dua orang dari sahabat-sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, keduanya tetap dan tidak pernah meremehkan kebaikan, salah satunya mempercepat berbuka (ketika sudah masuk waktu Maghrib), sedangkan yang satu lagi mengakhirkan berbukanya.’
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings