Radio Rodja 756 AM

Khawatir Ketika Tidak Mengamalkan Ilmu


Listen Later

Khawatir Ketika Tidak Mengamalkan Ilmu merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah كتاب صحيح الترغيب والترهيب (kitab Shahih At-Targhib wa At-Tarhib) yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Rabu, 6 Dzulqo’dah 1442 H / 16 Juni 2021 M.

Download kajian sebelumnya: Hadits Ancaman Untuk Orang Berilmu Namun Tidak Mengamalkannya
Kajian Hadits Khawatir Ketika Tidak Mengamalkan Ilmu
Hadits ke-129
Abu Darda Radhiyallahu ‘Anhu berkata:
إنما أخشى من ربي يوم القيامة أن يدعوني على رؤوس الخلائق فيقول لي يا عويمر فأقول لبيك رب فيقول ما عملت فيما علمت
“Sesungguhnya yang aku khawatirkan dari Rabbku nanti pada hari kiamat yaitu Allah akan panggil aku di hadapan seluruh manusia lalu Allah berfirman kepadaku: ‘Ya Uwaimir’, aku berkata: ‘Labaik Ya Rabb’ lalu Allah Ta’ala berfirman: ‘Apa yang kamu amalkan terhadap ilmu yang kamu ketahui?'” (HR. Baihaqi)
Subhanallah.. Hadits ini menunjukkan betapa para sahabat orang-orang yang sangat takut kepada Allah. Maka hendaknya kita mencontoh mereka untuk kita merasa takut kepada Allah. Ini dia Abu Darda sangat takut kepada Allah. Abu Darda sangat khawatir dengan ilmu yang ia miliki untuk kelak nanti pada hari kiamat akan dipanggil oleh Allah lalu ditanya tentang ilmunya untuk apa diamalkan.
Maka sungguh rasa takut kepada Allah adalah kekuatan yang dahsyat dalam kehidupan dunia ini untuk kita senantiasa mengalahkan hawa nafsu dan syahwat. Dengan dengan rasa takut kepada Allah kita bisa meninggalkan semua yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Sebaliknya, orang yang tidak punya rasa takut kepada Allah, dia tidak peduli dengan adzab Allah, bahkan dia akan menganggap remeh adzab Allah. Sebagaimana halnya orang-orang musyrikin yang tidak takut dan tidak percaya akan adzab Allah, bahkan mereka menantang dan meminta:
اللَّهُمَّ إِن كَانَ هَٰذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِندِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِّنَ السَّمَاءِ
“Ya Allah kalau memang ternyata yang dibawa Muhammad itu benar dari Engkau, turunkan saja kepada kami batu dari langit.” (QS. Al-Anfal[8]: 32)
Sampai begitu mereka menantang karena tidak ada rasa takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Maka kita orang-orang yang berusaha untuk mengikuti para sahabat Rasulullah, hendaknya kita juga mengikuti tentang bagaimana para sahabat dalam rasa takut mereka kepada Allah. Disebutkan dalam atsar bahwa para sahabat itu lebih takut kepada Allah saat sendirian, sedangkan kita takutnya saat di hadapan manusia saja, tapi ketika kita sendirian kita tidak takut kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Na’udzubillah..
Hadits ini juga menunjukkan bahwa setiap orang yang punya ilmu hendaknya dia khawatir seperti halnya kekhawatiran Abu Darda Radhiyallahu ‘Anhu. Yaitu akan ditanya setiap ilmunya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala: “Apa yang kamu amalkan?”
Tentunya ini bukanlah alasan yang bisa diterima bagi orang yang mengatakan: “Kalau begitu saya tidak menuntut ilmu dulu karena takut tidak bisa mengamalkan, takut nanti ditanya ditanya hari kiamat apa yang kamu amalkan dari ilmumu?” Maka kita katakan kepada orang ini bahwa kamu tidak menuntut ilmu pun akan ditanya oleh Allah kenapa kamu tidak menuntut ilmu? Bukankah sudah datang kepada kamu pemberi peringatan? Bukankah Allah sudah turunkan kepada kamu Al-Qur’an? Sudah datang kepada kamu orang-orang yang menjelaskan tentang Al-Qur’an dan hadits dari kalangan para ulama?
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings