Radio Rodja 756 AM

Khutbah Jumat: Amalah Bulah Dzulhijjah


Listen Later

Khutbah Jumat: Amalah Bulah Dzulhijjah ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 01 Dzul Hijjah 1443 H / 1 Juli 2022 M.

Khutbah Pertama Khutbah Jumat: Amalah Bulah Dzulhijjah
Di antara rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-hambaNya, dijadikannya musim-musim untuk ibadah kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Dimana ia adalah merupakan kesempatan yang agung dan emas untuk senantiasa kita mendulang pahala yang besar di sisi Allah.
Di antara musim-musim ibadah itu adalah hari-hari yang sedang kita berada diatasnya. Yaitu 10 awal bulan Dzulhijjah, yang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
ما من أيَّامٍ العملُ الصَّالحُ فيهنَّ أحبُّ إلى اللهِ من هذه الأيَّامِ العشرِ
“Tidak ada hari-hari yang amalan shalih sangat dicintai oleh Allah dari hari-hari 10 (awal bulan Dzulhijjah) ini.” (HR. Bukhari)
Maka ini adalah merupakan hari-hari yang terbaik di dunia, bahkan lebih baik daripada sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah dengan 10 hari awal bulan Dzulhijjah ini. Allah berfirman:
وَالْفَجْرِ ‎﴿١﴾‏ وَلَيَالٍ عَشْرٍ ‎﴿٢﴾
“Demi waktu fajar dan demi 10 malam.” (QS. Al-Fajr[89]: 1-2)
Dan para ulama tafsir menyebutkan yang dimaksud dengan 10 malam di sini yaitu 10 awal bulan Dzulhijjah.
Maka kita berusaha menggunakan hari-hari ini untuk memperbanyak ibadah kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Dan ibadah-ibadah ada yang sangat ditekankan sekali di hari-hari ini, di antaranya:
Memperbanyak dzikir kepada Allah
Imam Ahmad meriwayatkan dalam musnadnya, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika mengabarkan tentang kemuliaan hari-hari ini, beliau bersabda:
فأكثِروا فيهنَّ مِن التَّهليلِ والتَّكبيرِ والتَّحميدِ
“Perbanyaklah di hari-hari tersebut untuk bertahlil, bertakbir dan bertahmid.” (HR. Ahmad)
Intinya adalah memperbanyak dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala pun demikian memerintahkan kita agar banyak berdzikir kepada Allah di hari-hari ini. Allah berfirman:
لِّيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ عَلَىٰ مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ…
“Agar mereka menyaksikan manfaat-manfaat dan agar mereka mengingat Allah di hari-hari yang telah diketahui…” (QS. Al-Hajj[22]: 28)
Ibnu Abbas berkata yang dimaksud dengan “hari-hari yang diketahui” yaitu 10 awal bulan Dzulhijjah.
Maka dari itulah saudaraku, para sahabat Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika masuk di awal bulan Dzulhijjah mereka memperbanyak dzikir kepada Allah, terutama takbir. Imam Bukhari berkata: “Adalah Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah di hari-hari awal 10 Dzulhijjah, mereka pergi ke pasar dan bertakbir, sehingga orang-orang pun mengikuti takbir mereka berdua.”
Saudaraku, inilah hari-hari yang sangat dianjurkan kita banyak berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan dzikir itu ibadah yang sangat ringan di lisan kita, akan tetapi pahalanya besar di sisi Allah ‘Azza wa Jalla. Maka banyak-banyaklah kita mengucapkan Subhanallah, Alhamdulillah, Laa Ilaaha Illallah, Allahu akbar, dan dzikir-dzikir yang lainnya, memperbanyak membaca Al-Qur’anul Karim di hari-hari yang sangat mulia ini, sehingga kita bisa mendapatkan pahala yang sangat banyak di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Memperbanyak shalat
Amalan yang kedua yaitu memperbanyak shalat, baik itu shalat sunnah rawatib ataupun shalat-shalat sunnah yang lainnya. Karena sesungguhnya ia adalah sebaik-baik amal.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings