Radio Rodja 756 AM

Khutbah Jumat: Mengagungkan Perintah dan Larangan Allah


Listen Later

Khutbah Jumat: Mengagungkan Perintah dan Larangan Allah ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 7 Sya’ban 1443 H / 11 Maret 2022 M.
Khutbah Pertama Tentang Mengagungkan Perintah dan Larangan Allah
Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita dengan berbagai macam perintah dan melarang dari berbagai macam larangan. Hal itu tiada lain adalah untuk kebahagiaan hidup kita semuanya. Karena sesungguhnya perintah Allah semuanya maslahat dan larangan Allah pun semuanya mudharat bagi orang yang memikirkannya.
Maka kewajiban seorang hamba adalah untuk senantiasa bersungguh-sungguh memegang perintah Allah ‘Azza wa Jalla. Karena sesungguhnya ketika kita meremehkan perintah-perintah Allah dan tidak mengagungkan perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka saat itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala pun remehkan kita. Karena semakin seorang hamba mengagungkan perintahNya, mengagungkan syariatNya, maka semakin hamba itu agung dimata Allah ‘Azza wa Jalla. Tapi semakin seorang hamba meremehkan syariatNya, meremehkan perintah-perintah dan laranganNya, maka semakin ia pun remeh dimata Allah ‘Azza wa Jalla. Semakin seorang hamba tidak peduli dengan Allah, tidak peduli dengan agamaNya, maka Allah pun tidak peduli dengannya.
Oleh karena itu setiap kita berusaha bersungguh-sungguh untuk senantiasa mempelajari tentang perintah-perintah Allah ‘Azza wa Jalla, bersungguh-sungguh untuk mempelajari tentang apa saja yang Allah larang. Karena sesungguhnya ketika kita mengagungkan Allah, maka kita akan mengagungkan perintahNya, kita akan mengagungkan laranganNya. Maka semua yang Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan kita berusaha untuk melakukan dengan baiknya.
Al-Imam Ibnul Qayyim mengatakan:
امة تعظيم الأوامر رعاية أوقاتها…
“Tanda orang yang mengagungkan perintah Allah, yaitu ia betul-betul memperhatikan waktunya, memperhatikan syaratnya, memperhatikan rukun-rukunnya…”
Ketika kita mengagungkan shalat, saat kita mendengar adzan segera kita tinggalkan kesibukan, segera kita sambut panggilan Allah ‘Azza wa Jalla, kita segera pergi ke masjid untuk berjamaah shalat di dalam masjid.
Maka siapapun orang-orang yang kemudian sengaja ia berleha-leha saat mendengar adzan, sengaja ia tidak segera pergi ke masjid, biasanya -kata Al-Imam Ibnul Qayyim- Allah berikan sanksi kepada dia, dijadikan hatinya berat untuk menaati Allah Subhanahu wa Ta’ala, berat dia untuk pergi ke masjid tersebut.
Saudaraku.. Maka jangan sampai Allah sanksi kita akibat kita meremehkan perintahNya. Kewajiban kita adalah betul-betul menghormati Allah dengan menghormati perintah dan laranganNya. Terlebih kita berada di bulan Sya’ban. Yaitu bulan amalan-amalan kita ditampakkan dan dilaporkan kepada Allah ‘Azza wa Jalla.
Bayangkan, saudaraku.. Apabila kita ternyata termasuk orang-orang yang meremehkan perintah Allah, termasuk orang-orang yang tidak memperhatikan larangan Allah, lalu kemudian ditampakkan kepada Allah ‘Azza wa Jalla oleh para malaikatNya tentang perbuatan kita tersebut. Betapa malunya kita di hadapan Allah nanti pada hari kiamat? Betapa meruginya kita pada hari kiamat?
Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di bulan Sya’ban memperbanyak puasa. Kenapa demikian? Karena beliau berharap agar amalan beliau ditampakkan kepada Allah dalam keadaan puasa.
Maka bagaimana keadaan kita?
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings