Radio Rodja 756 AM

Khutbah Jumat Singkat Tentang Gempa


Listen Later

Khutbah Jumat Singkat Tentang Gempa ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 1 Jumadil Awwal 1444 H / 25 November 2022 M.

Khutbah Pertama: Khutbah Jumat Singkat Tentang Gempa
Sesungguhnya musibah dan bencana, semua akibat daripada dosa-dosa manusia. Tidak ada satupun musibah yang terjadi kecuali semua itu akibat perbuatan-perbuatan kita. Allah berfirman:
وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَن كَثِيرٍ
“Tidak ada satupun musibah yang menimpa kalian kecuali akibat daripada dosa-dosa kalian juga.” (QS. Asy-Syura[42]: 30)
Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menceritakan dalam Al-Qur’an bagaimana Allah menimpakan adzabNya kepada kaum-kaum yang mereka mengingkari Allah, mereka mempersembahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagaimana Allah timpakan kepada kaumnya Nabi Nuh, Allah timpakan kepada ‘Ad kaumnya Nabi Hud. Demikian pula kaum-kaum setelahnya, akibat mereka mempersekutukan Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Maka saudaraku.. Ini sebagai sebuah peringatan kepada kita. Ketika kita merasakan kemarin bagaimana dahsyatnya gempa yang menimpa kita. Saudara-saudara kita di Cianjur sana sekarang sedang menderita, itu semuanya bukan karena Allah dzalim, dan Allah tidak pernah mendzalimi hambaNya. Allah berfirman:
وَلا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا
“Rabbmu tidak pernah mendzalimi siapapun.” (QS. Al-Kahfi[18]: 49)
Akan tetapi kita yang dzalim, kita yang pastinya berbuat banyak dosa kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Maka Allah peringatkan kita agar kembali kepada Allah, agar kita senantiasa mentauhidkan Allah, agar kita senantiasa sadar bahwa kita adalah hamba Allah yang lemah, yang fakir dan membutuhkan karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala. Agar hilang kesombongan di hati-hati kita. Sehebat apapun kita, sekaya apapun kita, setinggi apapun derajat dan kedudukan kita, kita kecil di mata Allah ‘Azza wa Jalla.
Subhanallah.. Dengan adanya bencana ini, saudaraku.. Ini merupakan peringatan untuk kita agar kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kalau kita tidak kembali dengan peringatan ini, lalu dengan apalagi kita akan kembali? Belum kah saatnya kita kembali kepada Allah?
Jangan sampai kita seperti orang-orang ahli kitab sebelum kita. Panjang waktu kepada mereka, namun semakin keras hati mereka. Peringatan-peringatan Allah lagi mempan di hati mereka. Kita tidak ingin seperti itu.
Subhanallah, saudaraku.. Gempa yang kemarin terjadi menjadikan hati-hati orang yang beriman takut kepada Allah. Dan itu mengingatkan bahwasanya betapa kerasnya adzab Allah apabila kita tidak mau menaatiNya, apabila kita tidak mau meninggalkan maksiat-maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Saudaraku.. Bagi mereka yang hatinya keras, mereka menganggap gempa itu hanyalah fenomena alam. Mereka tak pernah menghubungkan dengan Allah pencipta langit dan bumi. Seakan-akan bumi ini berguncang tanpa izin Allah. Mereka menganggap ini hanya fenomena alam. Tidak, demi Allah.. Sesungguhnya tidak mungkin terjadi gempa kecuali dengan perintah dan izin dari Allah ‘Azza wa Jalla. Semua atas perintah dan izin dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak mungkin yang ada di bumi dan di langit bisa melakukan sesuatu tanpa izin Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Namun tentunya, saudaraku.. Allah tidak pernah dzalim kepada orang-orang yang beriman. Musibah-musibah dan bencana-bencana yang menimpa itu bagi orang yang beriman dan beramal shalih itu adalah penghapus dosa-dosa mereka.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings