Radio Rodja 756 AM

Khutbah Jumat: Tiga Perkara Yang Membinasakan


Listen Later

Tiga Perkara Yang Membinasakan ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 11 Muharram 1443 H / 20 Agustus 2021.
Khutbah Pertama – Tiga Perkara Yang Membinasakan
Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menyebutkan tiga perkara yang membinasakan seorang hamba. Beliau bersabda:
فَأَمَّا الْمُهْلِكَاتُ: فَشُحٌّ مُطَاعٌ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ
“Tiga perkara yang membinasakan; (1) kekikiran yang ditaati, (2) hawa nafsu yang diikuti, (3) seseorang meraja ‘ujub dengan dirinya.” (Hadits dishahihkan oleh Syaikh Albani Rahimahullah)
Tiga perkara ini hendaknya kita senantiasa untuk memeriksa apakah ada tiga perkara ini pada diri kita, saudaraku sekalian.
1. Kekikiran yang ditaati
Kekikiran atau pelit yang melilit hati akibat cinta dunia yang berlebihan. Orang yang kikir hakikatnya dia tidak beriman akan balasan Allah Subhanahu wa Ta’ala apabila ia bersedekah. Padahal Allah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berjanji bahwasanya orang yang bersedekah pasti Allah akan gantikan dengan yang lebih baik di dunia dan akhirat.
Sedekah tidak mengurangi harta sama sekali. Sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda demikian.
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Tidaklah sedekah mengurangi harta.” (HR. Tirmidzi)
Ini janji dari Allah dan RasulNya. Maka orang yang pelit seakan ia tidak percaya dengan janji Allah, seakan dia menganggap kalau dia mengeluarkan hartanya dan berinfak dijalan Allah itu akan menjadikan dia jatuh miskin dan fakir. Padahal tidak demikian, justru kebalikannya.
Orang yang bersedekah, orang yang berinfak, mereka didoakan oleh dua malaikat agar diganti oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana disebutkan dalam hadits bahwa setiap hari dua malaikat turun, yang satu berkata:
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
“Ya Allah, berikan ganti bagi orang yang berinfak.”
Yang satu lagi berdoa:
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Ya Allah binasakan harta orang yang pelit.”
Dia tidak sadar bahwasanya pelit itu hakikatnya merusak dan membinasakan hartanya.
Maka dari itulah berapa banyak orang-orang yang pelit kemudian mereka mudah terkena penyakit dengki. Berapa banyak orang-orang yang pelit bahkan sampai menumpahkan darah orang-orang yang ia dengki kepadanya.
Perkara pertama yang Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ingatkan kepada ini, yaitu kekikiran yang ditaati. Seorang muslim yakin akan kehidupan akhirat. Seorang mukmin yakin bahwa kalau ia bersedekah, maka Allah pasti berkahi hartanya.
Oleh karena itu lihatlah para sahabat, mereka berlomba-lomba untuk bersedekah. Bahkan ada orang yang tidak memiliki harta, maka dia pergi ke pasar kemudian bekerja menjadi kuli di sana kemudian hasilnya ia infaqkan dan sedekahkan.
Lihat juga: Penjelasan Hadits Tentang Keutamaan Sedekah
2. Hawa nafsu yang diikuti
Yang kedua ini lebih berat lagi, saudaraku sekalian. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan dalam Al-Qur’an bahwasanya manusia yang paling sesat di dunia adalah mereka yang mengikuti hawa nafsunya. Allah berfirman:
وَمَنْ أَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوَاهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللَّهِ
“Siapakah yang paling sesat dari orang yang mengikuti hawa nafsunya tanpa petunjuk dari Allah Subhanahu wa Ta’ala?” (QS. Al-Qashash[28]: 50)
Orang yang mengikuti hawa nafsu, walaupun ia memiliki ilmu yang banyak tentang agama, ia tersesat jalan.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings