Radio Rodja 756 AM

Kisah Nabi Hud ‘Alaihis Salam


Listen Later


Kisah Nabi Hud ‘Alaihis Salam adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Bayan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 16 Sya’ban 1445 H / 26 Februari 2024 M.



Kajian sebelumnya: Melawan Setan dengan Berdzikir kepada Allah







Kajian Tentang Kisah Nabi Hud ‘Alaihis Salam



Sesungguhnya Nabi Hud ‘Alaihis Salam adalah seorang rasul yang Allah utus ke kabilah ‘Aad (عاد). Allah Subhanahu wa Ta’ala Berfirman di Surah Asy-Syu’ara,



 كَذَّبَتْ عَادٌ الْمُرْسَلِينَ ‎﴿١٢٣﴾‏ إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ هُودٌ أَلَا تَتَّقُونَ ‎﴿١٢٤﴾‏ إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ ‎﴿١٢٥﴾‏ فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ ‎﴿١٢٦﴾



“Kaum ‘Aad telah mendustakan para rasul. Ingatlah ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka: ‘Tidakkah kalian takut kepada Allah? Sesungguhnya aku adalah rasul untuk kalian yang terpercaya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kalian kepadaku.” (QS. Asy-Syu’ara'[26]: 123-126)



Kenapa Kaum ‘Aad mendustakan para rasul? Padahal yang didustakan hanya satu rasul saja. Jawabannya adalah karena ketika mendustakan satu rasul, berarti mendustakan semua rasul. Hal ini ditegaskan dalam surat Al-Mu’minun,



 ثُمَّ أَنشَأْنَا مِن بَعْدِهِمْ قَرْنًا آخَرِينَ ‎﴿٣١﴾‏ فَأَرْسَلْنَا فِيهِمْ رَسُولًا مِّنْهُمْ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ أَفَلَا تَتَّقُونَ ‎﴿٣٢﴾



“Kemudian Kami tumbuhkan setelah mereka (kaum Nuh), kaum yang lain (kaum ‘Aad). Dan Kami utus di tengah-tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka (Hud), (dengan membawa pesan), ‘Hendaknya kalian menyembah Allah semata, kalian tidak memiliki sesembahan kecuali Dia. Tidakkah kalian bertaqwa?'” (QS. Al-Mu’minun[23]: 31-32)



Ini merupakan beberapa dalil yang menjelaskan bahwa Nabi Hud adalah rasul yang Allah utus.



Kaum ‘Aad diberikan kelebihan berupa kekuatan badan yang kuat dan besar oleh Allah. Hal ini disebutkan dalam Surat Al-A’raf ayat 69,



…وَاذْكُرُوا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَاءَ مِنْ بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍ وَزَادَكُمْ فِي الْخَلْقِ بَسْطَةً…



“Dan ingatlah ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kalian khalifah-khalifah setelah kaumnya Nuh, dan Allah telah melebihkan kekuatan badan dan perawakanmu (daripada kaum Nuh itu).” (QS. Al-A’raf[7]: 69)



Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman,



فَأَمَّا عَادٌ فَاسْتَكْبَرُوا فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَقَالُوا مَنْ أَشَدُّ مِنَّا قُوَّةً…



“Adapun kaum ‘Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata: ‘Siapakah yang lebih kuat dari kami?’…” (QS. Fussilat[41]: 15)



Mereka saat itu menyangka tidak akan diadzab oleh Allah, mereka menyangka akan hidup selama-lamanya di atas muka bumi ini. Tapi ternyata Allah habisi mereka. Oleh karena itu apalah artinya jasmani yang kuat kalau jauh dari Allah Subhanahu wa Ta’ala?

...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Radio Rodja 756 AMBy Radio Rodja 756AM

  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1
  • 4.1

4.1

7 ratings