Paulus dibawa ke hadapan Feliks, wali negeri saat itu. Dihadapan Feliks, Paulus menjelaskan duduk perkara yang menimpanya. Paulus juga mengaku sebagai pengikut Jalan Tuhan karenanya ia berusaha untuk hidup dengan hati nurani murni dihadapan Allah dan manusia. Feliks dan isterinya, Drusila juga pernah mendengar ajaran Jalan Tuhan ini. Sampai suatu kali, Paulus dipanggil untuk berbicara dihadapan mereka. Namun, saat Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasaan diri, dan penghakiman yang akan datang menjadi gentarlah hati Feliks.