Kisah Qarun adalah bagian dari ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Al-Furqan Min Qashashil Qur’an. Pembahasan ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. pada Senin, 8 Safar 1444 H / 5 September 2022 M.
Kajian sebelumnya: Rasa Takut Kepada Allah
Kisah Qarun
Pada kesempatan ini kita akan membaca ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berisi tentang kisah Qarun yang adalah pada surah Al-Qashash ayat 76-83. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
إِنَّ قَارُونَ كَانَ مِن قَوْمِ مُوسَىٰ فَبَغَىٰ عَلَيْهِمْ ۖ وَآتَيْنَاهُ مِنَ الْكُنُوزِ مَا إِنَّ مَفَاتِحَهُ لَتَنُوءُ بِالْعُصْبَةِ أُولِي الْقُوَّةِ إِذْ قَالَ لَهُ قَوْمُهُ لَا تَفْرَحْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ
“Sesungguhnya Qarun itu termasuk kaumnya Nabi Musa, tetapi Qarun berbuat dzalim kepada mereka, dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang mana kunci-kuncinya sangat berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. Dan ingatlah ketika kaumnya berkata kepada Qarun: ‘Janganlah engkau berbangga-bangga, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang membanggakan dirinya'” (QS. Al-Qasas[28]: 76)
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
“Dan carilah pahala negeri akhirat sesuai dengan apa yang Allah anugrahkan kepada engkau, dan janganlah engkau lupa bagianmu dari dunia dan berbuat baiklah kepada manusia sebagaimana Allah telah berbuat baik kepada engkau, janganlah engkau membuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS. Al-Qasas[28]: 77)
الَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَىٰ عِلْمٍ عِندِي ۚ أَوَلَمْ يَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ أَهْلَكَ مِن قَبْلِهِ مِنَ الْقُرُونِ مَنْ هُوَ أَشَدُّ مِنْهُ قُوَّةً وَأَكْثَرُ جَمْعًا ۚ وَلَا يُسْأَلُ عَن ذُنُوبِهِمُ الْمُجْرِمُونَ
“Qarun berkata: ‘Sesungguhnya harta kekayaan ini dihasilkan karena ilmu yang ada padaku’. Tidakkah dia tahu bahwa sesungguhnya Allah telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang mana mereka itu lebih kuat dan lebih banyak mengumpulkan harta? Maka tentang orang-orang yang berdosa itu tidak perlu ditanya tentang dosa-dosa yang mereka miliki.” (QS. Al-Qasas[28]: 78)
فَخَرَجَ عَلَىٰ قَوْمِهِ فِي زِينَتِهِ ۖ قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا يَا لَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَا أُوتِيَ قَارُونُ إِنَّهُ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ
“Qarun keluar di tengah-tengah kaumnya dengan kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia: ‘Mudah-mudahan kita diberi harta kekayaan seperti yang telah diberikan kepada Qarun, sesungguhnya Qarun itu benar-benar mendapatkan keberuntungan yang besar.'” (QS. Al-Qasas[28]: 79)
وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِّمَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا وَلَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الصَّابِرُونَ
“Dan berkatalah orang-orang yang memiliki ilmu: ‘Celakalah kalian, pahala Allah itu lebih baik untuk orang yang beriman dan orang yang beramal shalih, dan pahala yang sangat besar itu tidaklah didapat kecuali bagi orang-orang yang sabar.'” (QS. Al-Qasas[28]: 80)
فَخَسَفْنَا بِهِ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُ مِن فِئَةٍ يَنصُرُونَهُ مِن دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنتَصِرِينَ
“Maka Kami benamkan Qarun beserta istananya ke dalam bumi.