Aku meyakini bahwa akan selalu ada alasan dibalik segala sesuatu yang telah digariskan Tuhan.
Tapi untuk yang satu ini,
sampai kapan kita harus menunggu nunggu waktu untuk menjawab semuanya.
Haruskah aku yang menjadi bagian darinya, ataukah sebaliknya.
Atau kalau memang dua opsi tadi tetap tidak bisa, apa bisa kita terus terusan bersama sama padahal nyatanya kita tidak bisa karena kita tak sama.